Satu Islam Untuk Semua

Tuesday, 05 January 2016

PBB Desak Saudi, Iran Redakan Tensi


نمر-النمر-2

Dewan Keamanan PBB mendesak Arab Saudi dan Iran untuk berpantang dari langkah-langkah yang bisa menggerek tensi politik di Timur Tengah pasca keputusan Saudi memenggal ulama kharismatik Syekh Nimr Bagir Al-Nimr.

Dalam sebuah pernyataan, Selasa, 15 negara anggota Dewan Keamanan meminta Riyadh dan Tehran “mempertahankan dialog” dan mengambil langkah-langkah untuk meredakan tensi di kawasan.

Dewan juga menyatakan mengutuk penyerangan konsulat dan Kedutaan Saudi di Iran oleh demonstran yang meradang dengan keputusan Saudi mengeksekusi mati Syekh Nimr.

Akhir pekan lalu, Riyadh mewartakan pemenggalan Syekh Nimr, ulama kharismatik yang vokal menyuarakan reformasi dan menentang kezaliman rezim Saudi. Dia dituding memicu keresahan dan memprovokasi pemberontakan. Syekh Nimr menampik semua tudingan itu dan menyebutnya sebagai akal-akalan rezim untuk membungkam suara kritis.

Pernyataan Dewan Keamanan sama sekali tak menyebut soal eksekusi Syekh Nimr meski lebih dari selusin negara memgecamnya.

Di Tehran, Presiden Hassan Rouhani menyebut polisi menangkap 50 orang warga yang terlibat dalam penyerangan atas konsulat dan Kedutaan Saudi.

RR/AlAhedNews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *