Satu Islam Untuk Semua

Monday, 27 August 2018

Pasar Ja’fariyah, Surga Oleh-Oleh Jemaah Haji Indonesia di Mekah


Pasar Ja'fariyah, Surga Oleh-Oleh Jemaah Haji Indonesia di Mekah

islamindonesia.id – Pasar Ja’fariyah, Surga Oleh-Oleh Jemaah Haji Indonesia di Mekah

 

Setelah rampung menunaikan puncak prosesi ibadah haji, jemaah haji Indonesia yang masih berada di Mekah mulai berburu oleh-oleh untuk kerabat di kampung halaman. Tak sedikit dari mereka yang menyambangi pasar Ja’fariyah.

Berdasarkan informasi dari mukimin yang lama tinggal di Mekah, pasar Ja’fariyah ini merupakan pasar tradisional paling populer yang ada di kota suci itu. Pasar ini lokasinya juga relatif dekat dengan Masjidil Haram, kurang dari 1,5 Km.

Banyak jemaah dari berbagai negara, termasuk dari Indonesia, yang berbelanja di Ja’fariyah. Kebanyakan mereka berjalan kaki dari Masjidil Haram ke pasar ini.

Terdapat banyak barang yang dijual di pasar tersebut seperti sorban, jilbab, pashmina, gelang koka, baju koko, peci sampai topi khas Afghanistan. Tak hanya jualan yang bersifat asesoris, di pasar ini juga terdapat oleh-oleh makanan seperti kurma, kacang-kacangan, kismis, jus, aprikot kering, buah tin kering dan jajanan lainnya.

Jemaah yang datang ke sini rata-rata tidak datang sendiri. Mereka datang secara berkelompok. Di lokasi banyak pemandangan jemaah haji yang sudah selesai berbelanja, duduk-duduk di samping gang-gang sambil menunggu rekan jemaah lainnya yang masih bertransaksi jual beli.

Hampir semua barang di pasar ini harganya bisa ditawar. Karena memang begitu sistem jual beli di pasar tradisonal ini.

Bagi jemaah haji asal Indonesia tak perlu khawatir dengan kendala bahasa dalam tawar menawar. Karena hampir semua penjual di pasar ini bisa menggunakan bahasa Indonesia, setidaknya fasih dalam pengucapan angka.

Karena hampir semua jemaah datang berkelompok, cara menurunkan harga juga bisa lebih cepat.

“Kami 30 orang. Lima real ya. Nanti semua beli. Masih banyak teman-teman di hotel,” ujar Ahmad, jemaah asal Palembang, menawar sorban yang awalnya ditawarkan seharga 10 real.

Sempat lama tak kunjung deal, akhirnya Ahmad dan penjual bersepakat. 70 real untuk satu lusin sorban.

“Ya sudah. Tapi teman-teman kamu beli di sini ya,” kata si penjual.

Namun untuk diketahui, kualitas barang di pasar ini juga bervariasi. Ada sorban kualitas bagus, menengah dan kualitas di bawahnya yang harganya paling murah.

Pasar Ja’fariyah beroperasi pada umumnya tempat jual beli di Arab Saudi. Saat masuk waktu shalat lima waktu toko-toko di kompleks pasar tersebut akan tutup sementara sekitar 20-30 menit.

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *