Satu Islam Untuk Semua

Tuesday, 04 February 2014

NU Tidak akan Jadi Radikal


 Nu.or.id

Nahdatul Ulama (NU) berkomitmen untuk tidak akan bertindak radikal dan menyatakan bahwa organisasinya akan tetap bersikap moderat guna menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari rongrongan pihak manapun.

“NU tidak akan jadi radikal. Kita selalu moderat,” kata Wakil Ketua Umum PBNU, Dr KH As’ad Said Ali saat memberikan pengarahan dalam Silaturrahmi Nasional dan Halaqah Majelis pendekar yang diadakan dalam rangkaian peringatan hari lahir atau Harlah ke-28 Pencak Silat NU Pagar Nusa di aula utama kantor PBNU Jakarta, seperti dikutip dari Nu.or.id pada Selasa (04/02).

Said mengingatkan bahwa yang utama dalam Pagar Nusa adalah olah spiritual, bukan olah fisik. “Yang fisik seperti dipertontonkan tadi (atraksi) hanyalah kembangan saja,” kata dia.

“Sekarang ini musimnya berkelahi. Sunni dan Syiah berkelahi. Tapi kita tidak perlu berkelahi. Tugas kita memang menjalankan amar ma’ruf nahi mungkar, namun kita tetap mengedepankan sikap moderat,” Said menambahkan.

Sesi pertama Halaqah Pagar Nusa juga dihadiri unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI), antara lain, Letjen TNI Iskandar MS dan Kolonel Kavaleri Agus Suharto. 

Said dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa NU dan TNI menjadi dua elemen bangsa yang paling gigih membela NKRI. 

“TNI dan TNU (tentara NU) selalu bekerjasama di luar sistem politik,” katanya.

Sumber: Nu.or.id

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *