Satu Islam Untuk Semua

Tuesday, 21 August 2018

Negara-negara Islam pada Asian Games 2018


kisspng-islamic-flags-muslim-world-the-islamist-country-

islamindonesia.id – Negara-negara Islam pada Asian Games 2018

 

Asian Games pertama kalinya diadakan di Delhi, India pada tahun 1951. Acara ini diikuti oleh 491 atlet dari 11 Komite Olimpiade Nasional (NOC) yakni Afghanistan, Burma, Ceylon/Sri Lanka, India, Indonesia, Iran, Jepang, Nepal, Filipina, Singapura, dan Thailand.

Namun, jauh hari sebelum adanya Asian Games yang kita kenal hari ini, inisiatif kompetisi olahraga di antara negara Asia sudah pernah ada. Pada tahun 1913 even kompetisi olahraga yang disebut Oriental Olympics diselenggarakan di Manila, Filipina. Terdapat enam negara yang berpartisipasi dalam even tersebut, yaitu Filipina, Thailand, China, Jepang, Malaysia, dan Hong Kong.

Untuk kedua kalinya Oriental Olympics diselenggarakan kembali pada tahun 1934 dengan mengubah namanya menjadi Far Eastern Championship Games. Setelahnya, Far Eastern Championship Games sempat diselenggarakan sampai 10 kali. Pada even yang ke-11, mereka mengubah nama menjadi Oriental Championships, namun acara ini dibatalkan karena Perang Dunia II meletus.

Selain even di atas, pada bagian Asia lainnya, juga diselenggarakan kompetisi olahraga antar negara. Even tersebut bernama West Asian Games, diselenggarakan pada tahun 1934 di New Delhi, India. Pesertanya adalah India, Afghanistan, Sri Lanka, and Palestina.

 

The Asian Games

Pada tahun 1948, pada London Olympic Games, enam negara yaitu Korea Selatan, Filipina, Myanmar, India, Taiwan, dan Sri Lanka berkumpul bersama dan memutuskan untuk menyelenggarakan Asian Games. Hasil dari pertemuan tersebut adalah terbentuknya Asian Games Federation (AGF) pada tahun 1949.

Sebagaimana telah dibahas di atas, Asian Games pertama kalinya diselenggarakan pada tahun 1951. Setelah even kedua, yang diselenggarakan pada tahun 1954 di Manila, Filipina, selanjutnya Asian Games diselenggarakan setiap empat tahun sekali.

Hingga acara ini terus berlanjut di mana pada tahun 2018 ini Indonesia untuk kedua kalinya menjadi tuan rumah. Pertama kali Indonesia menjadi tuan rumah adalah pada tahun 1962, pada waktu itu even diselenggarakan hanya di Jakarta.

Menariknya, pada tahun 1962, walaupun even ini adalah ajang olahraga, namun tidak terlepas dari persoalan politik. Atas tekanan dari negara-negara Arab dan China, pemerintah Indonesia waktu itu menolak untuk memberikan visa kepada delegasi dari Israel dan Taiwan. Kelanjutan dari peristiwa ini adalah pada tahun 1978 Israel secara resmi dikeluarkan dari Asian Games.

 

Negara-negara Islam pada Asian Games 2018

Tidak seperti pertama kali diselenggarakan dengan hanya sedikit peserta, pada Asian Games 2018, tercatat sebanyak 45 negara turut berpartisipasi dalam even ini. Di antara 45 negara tersebut, 25 negara merupakan negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

Ke-25 negara tersebut adalah  Afghanistan, Arab Saudi, Bahrain, Bangladesh, Brunei, Indonesia, Iran, Iraq, Jordan, Kazakhstan, Kuwait, Kyrgyzstan, Lebanon, Maladewa, Malaysia, Oman, Pakistan, Palestina, Qatar, Suriah, Tajikistan, Turkmenistan, Uni Emirat Arab, Uzbekistan, dan Yaman.

Patut diacungi jempol, meskipun didera perang yang berkepanjangan, Suriah (sejak tahun 2011) dan Yaman (sejak tahun 2015) tetap mengirimkan delegasinya pada Asian Games 2018.

Perolehan sementara medali saat ini di antara negara-negara Islam, secara berurutan diambil tiga teratas adalah Indonesia  (11 medali: Emas 5, Perak 2, Perunggu 4), Iran (10 medali: Emas 4, Perak 3, Perunggu 3), dan Uzbekistan (10 medali: Emas 1, Perak 3, Perunggu 6).

 

PH/IslamIndonesia/Sumber: insidethegames, topendsports, asiangames2018

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *