Satu Islam Untuk Semua

Wednesday, 14 December 2016

Nangis Sesenggukan, Gaya Ahok Bacakan Nota Keberatan


nangis-sesenggukan-gaya-ahok-bacakan-nota-keberatan

islamindonesia.id – Nangis Sesenggukan, Gaya Ahok Bacakan Nota Keberatan

 

Hadir dalam sidang perdana menghadapi dakwaan penodaan agama, Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diberikan kesempatan membacakan eksepsi atau nota keberatan atas status yang disandangnya sebagai tersangka. Eksepsi ini dibacakan Ahok di depan hakim Dwiyarso Budi Santiarto di Gedung eks Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jl Gajah Mada, Jakarta Pusat, Selasa (13/12/2016).

Sekadar informasi, jaksa menyatakan status tersangka Ahok kali ini adalah sesuai dakwaan berdasarkan atas ucapan Ahok pada sambutan di Kepulauan Seribu, 27 September 2016 lampau. Ahok, disebut jaksa, sengaja memasukkan kalimat yang berkaitan dengan Pilgub DKI 2017 dan mengaitkan dengan surah Al Maidah ayat 51.

Menyambut dakwaan itu, eksepsi kemudian dibacakan Ahok. Isinya antara lain berisi penegasan Ahok yang tak bermaksud menodakan agama. Ahok juga mengutip buku yang ditulisnya, memuat pemahaman mengenai latar belakang ucapannya berdasarkan situasi yang sering dia temui sejak di Belitung Timur.

Kemudian, sambil sesenggukan, Ahok menceritakan hal-hal pribadi. Bahwa dirinya tak mungkin menodai agama yang dianut orang tua angkatnya. Apalagi dia sangat menghormati orang tua angkatnya yang Muslim.

Selanjutnya, Ahok juga menyatakan telah banyak dan berulangkali mengeluarkan kebijakan-kebijakan pro-Muslim selama mengemban tugas sebagai Wakil Gubernur dan Gubernur DKI Jakarta.

Tak hanya itu, Ahok juga mengaku, dirinya secara pribadi sering menyumbangkan dana untuk keperluan pembangunan Masjid, Musholla dan Surau.

Selain itu, Ahok juga menegaskan bahwa keberaniannya mencalonkan diri sebagai Gubernur adalah sesuai dengan amanah yang dia terima dari almarhum Gus Dur. Bahkan, dia pun meminta izin kepada Majelis Hakim, untuk memutar video berdurasi sekitar 9 menit  tentang Gus Dur yang meminta masyarakat memilihnya sebagai Gubernur saat Pilkada Bangka Belitung tahun 2007 silam.

Banyak hal mengejutkan diungkapkan Ahok yang selama ini dikenal sebagai sosok temperamental dan garang di depan wartawan. Tak kalah mengejutkan dari isak tangisnya di depan sidang perdananya, yang bahkan sama sekali tak diduga banyak orang. Akibatnya, muncullah hashtag #JakartaMenangis di media sosial, yang dalam sekejap mendadak viral.

Bagaimana isi Nota Keberatan atau Eksepsi Ahok selengkapnya?

[Baca: Begini Eksepsi Lengkap Basuki]

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *