Satu Islam Untuk Semua

Saturday, 13 May 2017

Muhammadiyah NTT: Bangsa Ini Tak Patut Merawat Tirani Mayoritas Terhadap Minoritas


muhammadiyah

islamindonesia.id – Muhammadiyah NTT: Bangsa Ini Tak Patut Merawat Tirani Mayoritas Terhadap Minoritas

 

Ketua Lembaga Hikmah Pengurus Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) NTT, Ahmad Atang, mengatakan, Islam sebagai agama mayoritas di negeri ini secara politik telah menerima Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai sikap final. Sayangnya, kata Atang, saat ini rakyat Indonesia sepertinya telah kehilangan arah tentang masa depan bangsa dan negara.

“Anak bangsa negeri tercinta ini, seperti rumput kering yang mudah terbakar apabila dibakar dengan isu-isu yang bernuasa suku agama ras dan antar golongan,” kata Atang di Kupang, Jumat, terkait kajian Islam yang menjunjung tinggi Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia seperti dilansir Antara, 13/5.

Menurut dia, tirani mayoritas terhadap minoritas berkembang terus bagaikan api dalam sekam dan bukan persatuan yang patut dijaga dan dirawat tetapi konflik yang ditumbuhsuburkan oleh warga bangsa ini. Praktik berbangsa dan bernegara, kata dia, juga tidak bersandar pada nilai akan tetapi lebih pada kepemimpinan personal.

Karena itu, lanjut Atang, penerimaan Muslimin atas Pancasila dan NKRI seharusnya diikuti dengan tindakan yang menjaga nilai-nilai itu. Apalagi, Pancasila telah lama dianggap final oleh mayoritas Muslimin Indonesia.

“Sikap final artinya tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun karena tidak bertentangan dengan dasar negara kesatuan,” kata Atang,

“Dari kajian Islam, sebagai agama mayoritas di negeri ini secara politik telah menerima Pancasila dan NKRI adalah final, artinya tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun karena tidak bertentangan dasar negara kesatuan,” kata Atang.

Dengan demikian maka Islam selalu senantiasa menjunjung tinggi Pancasila dan NKRI yang sudah menjadi konsensus kebangsaan. Dia mengatakan, jika hari ini masih ditemui organisasi-organisasi kemasyarakatan yang bertentangan dengan Pancasila harus ditindak secara tegas.[]

 

YS/ islam indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *