Satu Islam Untuk Semua

Thursday, 14 June 2018

Muhammadiyah Harap Khatib Idul Fitri Ajak Umat Jaga Kerukunan


harap-kasus-ahok-segera-berakhir-muhammadiyah-ri-tak-boleh-tersandera-ulah-1-2-orang-gegabah

Islamindonesia.idMuhammadiyah Harap Khatib Idul Fitri Ajak Umat Jaga Kerukunan-Muhammadiyah Harap Khatib Idul Fitri Ajak Umat Jaga Kerukunan

 

Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan Idul Fitri 1439 H jatuh pada hari Jumat Legi 15 Juni 2018 M. Penetapan ini berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal, Ijtimak jelang Syawal 1439 H terjadi pada hari Kamis Kliwon 14 Juni 2018 pukul 02:45:53 WIB.

Karena itu, Muhammadiyah mengingatkan, umat Islam hendaknya melaksanakan ibadah sesuai sunnah Nabi Muhammad antara lain membayar zakat fitrah, memperbanyak membaca takbir, dan menunaikan shalat Idul Fitri. Diutamakan mengumandangkan takbir di masjid atau mushalla dengan pengeras suara yang bagus sebagai syiar Islam dengan tetap memperhatikan kenyamanan lingkungan dan menghormati masyarakat yang berbeda-beda keyakinan. 

“Apabila melaksanakan takbir keliling hendaknya senantiasa dilakukan dengan baik, mematuhi aturan lalu lintas, menjaga ketertiban umum, dan berkoordinasi dengan kepolisian dan aparatur pemerintah yang terkait,” demikian pernyataan pers Muhammadiyah pada 13 Juni. “Baik elite maupun warga diajak untuk menampilkan keteladanan yang baik atau uswah.” 

Para khatib dan muballigh, menurut Muhammadiyah, hendaknya menyampaikan khutbah dan ceramah yang berisi ajakan agar umat Islam senantiasa berusaha melanjutkan amal shalih selama bulan Ramadhan secara lebih baik, meningkatkan ketaqwaan dengan berbuat ihsan, meningkatkan soliditas dan solidaritas sosial, serta memelihara kerukunan dan persatuan umat dan bangsa.

“Khusus dalam menggunakan media sosial hendaknya warga masyarakat semakin cerdas, dewasa, dan berkeadaban,” tulisanya. Alih-alih digunakan sebagai alat pemecah belah persaudaraan, menurut Muhammadiyah, media sosial seharusnya digunakan sebagai ajang silaturahim, peduli dan berbagi, dan mengembangkan pengetahuan, seraya jauhi hal-hal yang menyebabkan kebencian,dusta, dan permusuhan agar kehidupan di masyarakat tetap terjaga dengan damai dan rukun.

 

 

YS/Islamindonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *