Satu Islam Untuk Semua

Friday, 02 March 2018

“Muhammadiyah Dikenal Karena Amalnya”


haedar.nashir

IslamIndonesia.id – “Muhammadiyah Dikenal Karena Amalnya”

 

Tidak ada manifestasi Islam kecuali dalam amal. Melalui amal Muhammadiyah menjadi organisasi yang dikenal tidak hanya di Indonesia tapi juga di kancah internasional. Pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan sejak awal perjuangan, mengajarkan untuk selalu berlomba dengan amal baik.

Ha ini disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr Haedar Nashir dalam malam Refleksi Milad ke-37 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Masjid KH Ahmad Dahlan, Rabu (28/2) malam. Malam refleksi juga dihadiri Rektor Dr Gunawan Budiyanto dan para sesepuh UMY.

Sebagai salah satu organisasi masyarakat yang berafiliasi dengan agama, Muhammadiyah merupakan salah satu pengusung paham Islam moderat yang berkemajuan. Paham tersebut diakuinya merupakan hal yang sejalan dengan karakter masyarakat negeri yang memang moderat, sejak masih berupa Nusantara hingga menjadi Indonesia saat ini. “Ini terbukti dengan sejarah dimana masyarakat Indonesia kala itu mampu menerima ajaran-ajaran yang masuk dan mengasimilasikan nilai-nilainya pada kehidupan sehari-harinya,” tandas Haedar

KH Ahmad Dahlan jelasnya, tidak pernah memerangi warga yang beragama berbeda dengan kekerasan. Namun yang dilakukan KHA Dahlan justru berlomba dengan amal baik. Sehingga ketika yang lain  justru membuka sekolah maka Dahlan membuka sekolah, ketika mereka membuat rumah sakit Dahlan juga melakukannya. “Berlomba dalam kebaikan, ini yang seharusnya kita contoh dari KH Ahmad Dahlan,” tandas Ketua Umum PP Muhammadiyah.

Haedar menyebut, UMY sebagai salah satu amal usaha Muhammadiyah yang mengusung paham Islam moderat, sudah berhasil mencapai banyak kemajuan dalam umurnya yang tergolong muda untuk sebuah perguruan tinggi. “Kenapa Muhammadiyah selalu memberitakan dan menyebarkan nilai-nilai Islam? Tidak lain adalah karena kita ingin menyampaikan bahwa nilai Islam adalah rahmat yang universal. Ini bukan retorika semata tapi merupakan bukti konkret dalam bentuk amaliah yang nyata,” ujar Haedar.

 

YS/islamIndonesia/Sumber: krjogja.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *