Satu Islam Untuk Semua

Tuesday, 14 March 2017

Muhammadiyah: Awal Ramadan Jatuh pada 27 Mei 2017


sekjen muhammadiyah mukti

islamindonesia.id – Muhammadiyah: Awal Ramadan Jatuh pada 27 Mei 2017

 

Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih telah menetapkan 1 Ramadan 1438 Hijriyah jatuh pada Sabtu, 27 Mei 2017 Masehi. Hal itu, berdasarkan perhitungan jelang Ramadan 1438 Hijriyah terjadi pada Jumat Legi 26 Mei 2017 terjadi pada pukul 02.46 WIB.

“Tinggi bulan pada saat matahari terbenam untuk Kota Yogyakarta,  +08 derajat 22’ 59” yang berarti hilal sudah terwujud. Di seluruh Indonesia, saat matahari terbenam, posisi bulan sudah berada di atas ufuk,” kata Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Prof Dr H Syamsul Anwar seperti dilansir viva.co.id, 14/3.

Sementara penetapan awal Idul Fitri 1 Syawal 1438 H akan jatuh pada 25 Juni 2017. Menurut Sekjen PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti, penetapan Idul Fitri itu berdasarkan wujudul hilal yang sudah berada di atas 4 derajat. Karena itu, dia berharap Lebaran tahun ini akan berbarengan dengan keputusan pemerintah.

“Kemungkinan akan sama dengan pemerintah. Karena kan posisi hilal saat itu berada di sekitar 7 derajat. Sudah tinggi. Nah pemerintah walaupun menggunakan rukyatul hilal biasanya di atas 4 derajat itu sudah masuk rukyat (terlihat), bahkan ada pendapat kalau 2 derajat, sudah rukyat,” katanya seperti dilaporkan liputan6.com, 14/3.

Meski telah terlebih dulu menentukan momen itu, Mu’ti menegaskan pihaknya akan menghadiri sidang isbat yang digelar pemerintah untuk menentukan hari besar Islam. Namun begitu, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi.

“Seperti sidang isbat tidak disiarkan langsung oleh media. Kemudian jika terjadi perbedaan pendapat, harus dimasukkan ke dalam pertimbangan pengambilan keputusan agar tidak ada pendapat kelompok tertentu yang merasa diabaikan,” katanya.

Terakhir, jika adanya perbedaan merayakan Idul Fitri, pemerintah harus menegaskan bahwa masyarakat tetap berhak mengggunakan fasilitas publik. “Pernah kejadian, saat hari raya pemerintah tidak meliburkan aktivitas sekolah Muhammadiyah. Padahal perayaan itu kan bagian dari keyakinan,” katanya.[]

 

YS/ islam indonesia

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *