Satu Islam Untuk Semua

Wednesday, 16 July 2014

Mufti Mesir Mengecam Tindakan ISIS Merusak Pusara-pusara Suci


Mufti Mesir

Mufti Pemerintah Mesir, Prof. Dr. Syauqi Allam, mengecam aksi perusakan yang dilakukan oleh Islamic State of Iraq and Sham yang lebih dikenal dengan sebutan ISIS atas makam Nabi Yunus. Menurut beliau, pembongkaran kuburan para nabi dan awliya yang shaleh di Irak tidak sesuai dengan ajaran mazhab Islam yang mana pun dan bertentangan dengan kewajaran manusia.
Mufti Syauqi menegaskan bahwa aksi brutal organisasi teroris ISIS yang berujung pada agresi atas kesucian pusara-pusara dan makam-makam itu sama sekali tidak berhubungan dengan Islam, bahkan telah melampaui batas perikemanusiaan yang menghormati orang-orang yang telah mati. Beliau menjelaskan bahwa orang-orang yang berperilaku agresif terhadap makam-makam nabi dan wali yang shaleh ini sama sekali tidak mengenal ruh Islam dan tidak membaca sejarah Nabi Muhammad sebagai penutup para nabi. Karena, setelah 13 tahun diangkat menjadi Nabi di Mekah sebelum kemudian hijrah ke Madinah, Nabi tidak pernah merusak satu patung kaum musyrikin sekalipun. Padahal, saat itu jumlah patung itu lebih dari seratus. Lantas, bagaimana mungkin ada yang berpandangan mewajibkan penghancuran kuburan dan makam para nabi dan awliya yang shaleh?
Mufti Syauqi kemudian meminta seluruh pihak berwenang di Irak dan lembaga-lembaga internasional terkait seperti UNISCO untuk bersama-sama memelihara makam-makam dan pusara-pusara suci tersebut dari aksi penghancuran barbar yang dilakukan kelompok teroris ISIS atas nama Islam. Karena Irak merupakan negara dengan banyak situs suci yang merupakan warisan sejarah peradaban Islam secara khusus dan manusia secara umum. (M/Dar al Ifta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *