Satu Islam Untuk Semua

Saturday, 08 November 2014

Menteri Kebudayaan dan Informasi Saudi Dipecat


Abdul Aziz Khoja

Menteri Penerangan Arab Saudi, Abdul Aziz Khoja, mendadak jatuh dari pelana kekuasaan lepas mengumumkan penutupan sebuah stasiun teve yang kedapatan menggoreng issu konflik Sunni-Syiah pekan lalu, memicu keraguan pada komitmen Riyadh menghadapi sektarianisme.

Raja Arab Saudi Abdullah memecat Abdul Aziz Khoja hanya beberapa jam setelah di akun Twitternya, Khoja menitahkan penutupan saluran televisi Wesal. Pemecatan itu terjadi dua hari setelah sekelompok orang bersenjata menyerang majelis Asyura, peringatan kesyahidan Husein bin Ali, di kota al-Ahsa, provinsi Timur, sekitar 315 kilometer dari Riyadh. Lima orang tewas dalam penyerangan yang digambarkan Riyadh ‘hanya kriminalitas biasa’.

“Saya memerintahkan penutupan kantor Wesal di Riyadh dan melarang setiap bentuk siaran saluran itu dari Arab Saudi,” ujar Khoja hari Rabu dalam sebuah postingan Twitter seperti dilansir situs al-Manar.

Meski tak menyebut dalil penutupan Wesal, Khoja mengatakan Kementerian Informasi akan mengambil tindakan tegas terhadap media-media yang mencoba merusak “kesatuan bangsa, keamanan dan stabilitas”.

“Saluran ini tak punya tempat di Saudi,” tandasnya.

Khoja menuturkan, dengan tekad bulat, Kementerian Informasi akan bekerja sama dengan petugas keamanan dan warga Saudi yang pemberani dalam menghadapi mereka yang menghasut perselisihan. Terorisme, lanjutnya, tidak meyakini satu agama atau sekte apapun dan merupakan musuh semua agama dan kemanusiaan.

Polisi Saudi kemudian menciduk 15 orang yang diduga terlibat dalam serangan nahas itu. Dalam aksi pencidukan, dua orang tewas termasuk seorang personel keamanan.

Menteri Haji Bandar Bin Mohammad Hamza akan menggantikan posisi Khoja.

Kota al-Ahsa di provinsi Timur termasuk kawasan kaya minyak dan mayoritas Syiah di timur Saudi. (AR/al-Manar)

(AR/al-Manar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *