Satu Islam Untuk Semua

Sunday, 09 April 2017

Menlu Rusia: Serangan AS ke Suriah Hanya Untungkan Teroris


rusia

islamindonesia.id – Menlu Rusia: Serangan AS ke Suriah Hanya Untungkan Teroris

 

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov meminta investigasi independen terkait tudingan Amerika Serikat pada Suriah soal adanya senjata kimia. Permintaan ini menyusul serangan AS yang telah menewaskan warga sipil di Suriah itu.

Tidak hanya itu, kebijakan militer Presiden AS Donald Trump itu dinilai menguntungkan kelompok militan teroris seperti ISIS yang sebelumnya sedang terjepit di Suriah.

“Serangan AS yang diinisiasi oleh Presiden Trump hanya menguntungkan teroris,” kata Lavrov kepada Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson via Telepon.

Mantan Duta Besar PBB untuk Rusia ini memang mengaku telah berdiskusi dengan Tillerson soal serangan militer AS ke Suriah. Kepada Tillerson, Lavrov mengatakan bahwa tudingan militer Suriah memiliki senjata kimia di Idlib pada 4 April sejatinya tidak benar.

“Tidak akurat dan tidak memiliki bukti,” kata Lavrov seperti dilaporkan rt.com, 8/4.

Dari diskusi via telepon itu, kedua belah pihak setuju untuk melanjutkan pertemuan tatap muka. Direncanakan, Menlu AS akan berkunjung ke Moscow pekan depan dan melakukan pertemuan dengan sejumlah pejabat tinggi Rusia, termasuk Lavrov.

Seperti diketahui, AS pada 7 April lalu, menembakkan peluru kendali dari dua kapal perusaknya di Laut Tengah ke sebuah pangkalan. Dari sekian banyak target sasaran misil Tomahawk, Trump memilih pangkalan militer Suriah di Homs, yang merupakan basis operasi militer Suriah dalam menggempur ISIS.

Lokasi yang menjadi target ini dinilai oleh Presiden AS Donald Trump sebagai tempat serangan senjata kimia maut dilancarkan pada Selasa.

Washington mengatakan pemerintah Suriah adalah pihak yang melakukan serangan gas beracun pekan ini di kota Khan Sheikhoun di provinsi Idlib yang dikuasai para pemberontak. Serangan menewaskan sedikitnya 70 orang, yang sebagian besar di antaranya adalah warga sipil, termasuk anak-anak.[]

 

YS/ islam indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *