Satu Islam Untuk Semua

Tuesday, 23 May 2017

Mendagri Sebut Ada Komisaris BUMN Teriak-teriak Ingin Ganti Pancasila


images_1495530383993

IslamIndonesia.id – Mendagri Sebut Ada Komisaris BUMN Teriak-teriak Ingin Ganti Pancasila

 

Seperti jaringan sel, kampanye anti-Pancasila dapat ditemukan di berbagai kalangan hingga level pejabat negara sekalipun. Hal ini ditegaskan kembali oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang menyebut ada tokoh nasional sekaligus komisaris salah satu badan usaha milik negara, teriak-teriak anti-Pancasila.

“Bayangkan ada tokoh nasional, komisaris BUMN, berteriak-teriak ingin mengganti Pancasila dengan syariat Islam. Bayangkan tokoh nasional, mantan menteri, komisaris BUMN besar,” kata Tjahjo kepada wartawan di sela pemberian arahan kepada kepala daerah terpilih di kantor Kemendagri, Jakarta Selatan, seperti dilansir detik.com (22/5).

Padahal, menurut Tjahjo, jika menyangkut negara, hal itu bisa dibicarakan sesuai dengan aturan yang berlaku. Ketika dikonfirmasikan soal identitas mantan menteri yang dimaksud, dia menyebut Menkopolhukam memiliki rekaman visualnya.

“Pak Wiranto (Menkopolhukam) menyebut data ada rekaman visualnya, ada rekaman tertulisnya, ada fotonya, di mana, jam berapa ada semua,” ujar Tjahjo.

Sebelumnya, Pemerintah melalui Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, Wiranto, telah mengumumkan pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia yang dianggap bertentangan dengan Pancasila dan UUD 45 dan menciptakan benturan di masyarakat. Keputusan ini diambil, menurut MenkoPolhukam, setelah melalui pengkajian.

“Setelah melakukan pengkajian yang seksama, dan pertimbangan mendalam, pemerintah perlu mengambil langkah-langkah hukum untuk membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di seluruh Indonesia,” kata Wiranto dalam jumpa pers di kantor Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan seperti dilansir BBC Indonesia, 8 Mei.

 

 

YS/islamindonesia

Comments are closed.