Satu Islam Untuk Semua

Wednesday, 07 June 2017

Menag Apresiasi Muhammadiyah Sebagai Gerakan Memanusiakan Sesama Manusia


muhammadiyah-diajak-turut-membantu-326888-1

islamindonesia.id – Menag Apresiasi Muhammadiyah Sebagai Gerakan Memanusiakan Sesama Manusia

 

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengapresiasi Muhammadiyah yang selama ini mencerminkan sebagai gerakan penebar rahmat bagi sesama. Amal kemanusiaan seperti ini, menurut Lukman, merupakan bagian dari hakikat agama.

“Bagaimana agar nilai-nilai kemanusiaan sesama kita itu tetap mampu kita jaga, kita lindungi, kita pelihara dengan baik. Itulah kenapa beragama itu hakikatnya juga beraktivitas sosial di bidang pendidikan dibidang kesehatan, dan di bidang sosial lainnya,” kata Menteri Lukman pada acara Pengkajian Ramadhan di Kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta, seperti dilansir portal resmi Kemenag, 5 Mei.

Menurut Menag, ajaran Islam tidak mendiskreditkan, tapi justru merangkul. Agama lahir bukan dipaksakan tetapi mengajak dengan cara-cara persuasif.

“Ini yang ditonjolkan tokoh – tokoh Muhammadiyah dalam kehidupan beragama yang hakikatnya manifestasi sebagai warga negara yang baik,” kata Menag.

Seperti diketahui, Muhammadiyah dikenal dengan unit amal usaha di bidang sosial. Selain memiliki banyak rumah sakit, sekolah,  kini Muhammadiyah juga mengoperasikan Klinik Medis Apung Said Tuhuleley. Dengan membelah lautan, klinik ini melayani kesehatan masyarakat di pulau-pulau terpencil kawasan perairan Maluku dengan cepat dan memadai.

Sejak hari pertama beroperasi pada 25 Februari 2017, Klinik Apung Said Tuhuleley sudah melayani ratusan pasien dengan berbagai keluhan penyakit. Klinik itu beroperasi hampir seharian full. Mulai pukul 07.00 hingga 22.00.

Pada hari pertama, pasien ditangani para dokter dan perawat yang saat itu mengikuti Sidang Tanwir Muhammadiyah di Ambon. Pengelola juga mendatangkan dokter dari Rumah Sakit Pondok Cempaka Putih Jakarta dan RSU Muhammadiyah Jakarta.

Klinik Apung Said Tuhuleley bekerja secara mobile melayani pasien di pulau-pulau kecil di Maluku. Bahkan hingga ke Papua. Tim medis klinik apung akan blusukan ke kampung-kampung di pulau itu untuk menjemput bola.

Dengan begitu, masyarakat yang ingin periksa kesehatan tidak perlu jauh-jauh pergi ke Ambon lagi. Mereka bisa memanfaatkan klinik tersebut. Pasien yang perlu penanganan khusus akan dirujuk ke Kota Ambon.

“Inilah cara bagaimana nilai-nilai agama dalam upaya untuk memanusiakan sesama manusia,” kata Menag Lukman mengapresiasi Muhammadiyah.[]

 

 

YS/ Islam Indonesia

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *