Satu Islam Untuk Semua

Thursday, 26 June 2014

Masjid Terbesar di Dunia Sediakan Qur’an dalam 72 Bahasa


Arab News

Selain menyediakan Al Qur’an terjemah secara gratis bagi para pengunjung Masjid, kerajaan Arab Saudi juga tengah bersiap untuk menyambut kedatangan para peziarah yang diperkirakan akan mengalami lonjakan cukup tinggi selama bulan suci Ramadhan.

Pengunjung Masjid Agung Makkah dari seluruh dunia akan dimanjakan selama bulan suci Ramadhan. Yakni, pihak masjid terbesar di dunia itu akan menyediakan Qur’an dalam 27 bahasa berbeda yang bisa dibaca secara gratis.

“Jumlah rak di dalam Masjidil Haram telah ditingkatkan menjadi 4.000 rak yang berisi 950.000 eksemplar Al-Qur’an dalam bahasa berbeda agar semua jamaah bisa membacanya,” ujar Ali Hamid Al Nafji, seorang pejabat senior di Presidensi Masjid Negeri, seperti dilansir Arab News pada Kamis (26/06).

Satu Qur’an sengaja diterjemahkan oleh pihak Masjid dalam berbagai bahasa guna mengisi rak tempat ibadah terbesar umat Muslim di dunia itu dengan penambahan jumlah Qur’an sebanyak dua kali lipat.

Menariknya, seiring dengan penambahahan jumlah salinan Qur’an dalam bentuk cetak, pihak masjid juga menyediakan salinan bentuk digital, yang bisa di-download gratis oleh jamaah.

“Kami telah mengembangkan sistem teknologi state-of-the-art. Sistem ini menandakan bahwa setiap pengguna smartphone dengan aplikasi barcode reader dapat men-download software Qur’an di dalam Masjidil Haram dalam bahasa pilihan,” tambah Nafji.

“Al-Quran bersama dengan terjemah dan tafsirnya tersedia untuk di-download dalam berbagai bahasa utama di dunia, termasuk Sinhala, Telugu, Somalia dan Cina.”

Persiapan Ramadhan

Selain menyediakan Al Qur’an terjemah secara gratis bagi para pengunjung Masjid, kerajaan Arab Saudi juga tengah bersiap untuk menyambut kedatangan para peziarah yang diperkirakan akan mengalami lonjakan cukup tinggi selama bulan suci Ramadhan.

Persiapan yang dilakukan antara lain dengan menyediakan setidaknya 2.000 CCTV yang dipasang “di dalam Masjidil Haram dan daerah pusat di Makkah untuk memantau orang banyak”, menurut pejabat polisi.

Pihak Masjid juga telah  mengumumkan nama-nama Imam yang akan memimpin Shalat Tarawih dan Tahajud, seperti Abdulrahman Al-Sudais, Saud Al-Shuraim, Abdullah Al-Johani, Maher Al-Muaiqly, Khaled Al-Ghamdi dan Bandar Baleelah.

Sementara itu, Kapolda Makkah Mayjen Abdulaziz Al-Asoli mengatakan dalam konferensi pers bahwa perhatian khusus pihak kepolisian akan diberikan kepada peziarah di dalam masjid.

Petugas polisi lalu lintas juga mengumumkan bahwa pergerakan kendaraan akan dilarang selama Ramadhan untuk memfasilitasi pergerakan pejalan kaki. [LS]

 

Sumber: Arab News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *