Satu Islam Untuk Semua

Sunday, 24 July 2016

Mantan Jenderal Saudi Mengunjungi Israel untuk Bertemu dengan Dirjen Kemenlu Israel


3212232535

IslamIndonesia.id – Mantan Jenderal Saudi mengunjungi Israel untuk Bertemu dengan Dirjen Kemenlu Israel

 

Dalam suatu kujungan yang tidak biasa, pensiunan Jenderal Saudi bertemu dengan sejumlah anggota Knesset di Israel untuk memacu dialog tentang perdamaian di negeri Arab.

Pensiunan Jenderal Saudi, Anwar Eshki mengunjungi Israel pekan ini dan bertemu dengan Dirjen Kemenlu Israel, Jenderal Dore Gold dan Koordinator Setneg di kawasan, Mayjen Yoav Mordechai (22/7).

Eshki, sebagai ketua rombongan akademisi dan pebisnis Saudi, juga bertemu dengan sejumlah anggota Knesset untuk mendorong terjadinya dialog perdamaian di negeri Arab.

Eshki telah menempati posisi tinggi di bidang militer dan Kemenlu Saudi. Saat ini dia menjabat sebagai kepala lembaga riset. Belum jelas seberapa dekat hubungannya dengan para pejabat kerajaan dan istana di Riyadh. Meski bukan kunjungan resmi, namun kunjungan ini dapat dikatakan sebagai luar biasa karena Eshki tidak dapat melakukan lawatan ke Israel tanpa restu kerajaan.

Eshki dan Gold pernah bersama-sama menyelenggarakan acara di sebuah lembaga riset di Washington pada Juni 2015. Gold menghadiri acara tersebut beberapa hari jelang kedatangan Dirjen Kemenlu Israel.

Eshki dan rombongan tiba di Israel awal pekan lalu. Selain itu, mereka juga bertemu dengan Presiden Palestina Mahmud Abbas dan tokoh-tokoh senior di Ramallah.

Pertemuan mereka dengan dua pejabat Israel, Gold dan Mordechai, tidak dilakukan di gedung pemerintah namun di Hotel King David, Jerusalem.

Eshki dan rombongan bertemu dengan anggota oposisi Knesset pada Jum’at lalu. Pertemuan ini diselenggarakan oleh Meretz MK Esawi Freige dan dihadiri oleh MK Michal Rozin dari partai yang sama dan Uni Zionis, MKs Ksenka Svetlova dan Omer Bar-lev. Freige menyatakan kepada Hareetz bahwa Eshki dan rombongan juga bertemu dengan Yesh Atid, ketua Yair Lapid, Selasa lalu.

Freige juga menyatakan bahwa Lapid meminta dua anggota dari partainya, Offer Shelah dan Jacob Perry untuk menghadiri pertemuan pada Jum’at, namun batal karena bentrok dengan agenda lain.

“Inti pertemuan Jum’at lalu menegaskan keinginan Saudi membuka hubungan dengan Israel secara terbuka. Hal ini merupakan langkah strategis yang pernah dimulai oleh mantan Presiden Mesir, Anwar Sadat. Bahkan pihak Saudi ingin lebih dekat dengan Israel,” jelas Freige.

Dalam pertemuan itu, Eshki menceritakan hubungannya dengan Gold. Meskipun Gold pernah menulis buku berjudul “Kerajaan Penuh Kebencian”, namun Eshki menyatakan bahwa Gold telah meminta maaf soal tuduhan buruknya terhadap Saudi satu dekade lalu. Gold juga menyatakan keinginannya untuk memperkuat hubungan kedua negara tersebut. []

 

Tom/IslamIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *