Satu Islam Untuk Semua

Sunday, 23 April 2017

Mahfud MD: Dalam Dakwah, Tugas Kita Mengindonesiakan Islam


248152_mahfud-md-siap-menjadi-capres-ataupun-cawapres_663_382

islamindonesia.id – Mahfud MD: Dalam Dakwah, Tugas Kita Mengindonesiakan Islam

 

Menurut pakar hukum jebolan Universitas Islam Indonesia, Mahfud MD, antara mengindonesiakan Islam dan mengislamkan Indonesia itu berbeda. Mengindonesiakan Islam artinya menyebarkan Islam secara damai melalui relung-relung budaya serta akulturasi melalui proses saling memberi dan menerima.

“Sedangkan mengislamkan Indonesia lebih terkesan memaksakan dan kooperatif sehingga berwatak eksklusivisme,” katanya seperti dilansir tribunnews.com, 22/4.

Di depan pengurus Ikatan Alumni-UII Cabang Australia di Melbourne, Mahfud menjelaskan, tugas kita dalam berdakwah dan mensyiarkan Islam sebagai rahmatan lil’alamin adalah meng-Indonesiakan Islam dan bukan mengislamkan Indonesia.

MengIndonesiakan Islam, tambahnya lagi, melahirkan inklusivisme dan toleransi yang dibarengi pluralisme seperti yang ditempuh Nabi Muhammad saat mendirikan negara Madinah.

“Saat membangun Negara Madinah Nabi Muhammad tidak mendirikan Darul Islam (Negara Islam) tetapi mendirikan Darus Salam (Negara Kedamaian dan penuh toleransi),” tekannya lagi.

Di kesempatan berbeda, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini menjelaskan, Islam menjadi nilai agung yang masuk dalam keseharian masyarakat Indonesia yang ramah, toleran, dan majemuk.

“Kalau Islam sudah menjadi bagian dari keIndonesiaan, maka tidak perlu lagi ada upaya mengislamkan Indonesia lewat jalur hukum publik,” jelasnya.

Dengan mengutip dalil-dalil keagamaan, sejarah bangsa, dan kaitannya dengan hidup berbangsa dan bernegara, dia menegaskan bahwa dalam pandangan para kiai, Pancasila tidak bertentangan dengan Islam.

“Upaya membenturkan keduanya, seperti yang belakangan ini sering disuarakan pihak-pihak tertentu, akan mengalami kegagalan. Selama dua sayap moderat penjaga bangsa, yaitu Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, kompak mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) maka demokrasi di Tanah Air akan terjaga dengan baik,” jelasnya. []

 

YS/ Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *