Satu Islam Untuk Semua

Wednesday, 07 January 2015

Level Ancaman Serangan Teroris di Indonesia Tinggi, Kata Australia


Dua pekan lebih setelah drama penyanderaan maut menyentak Sydney, pemerintah Australia meminta kehati-hatian ekstra warganya yang berada di Indonesia, termasuk Bali, di tengah apa yang mereka gambarkan sebagai ‘tingginya level ancaman serangan teroris di Indonesia’.

“Kami terus mendapatkan informasi yang mengisyaratkan kemungkinan teroris sedang merencanakan serangan di Indonesia,” kata Kementrian dalam sebuah pernyataan awal pekan ini.

Serangan bisa terjadi sewaktu-waktu, kata pernyataan yang sama tanpa mencantumkan data dan informasi pendukung.

Termuat dalam situs Kementrian Luar Negeri, travel advice atau himbauan bepergian itu masih mencantumkan anjuran agar warga Australia ‘mempertimbangkan ulang’ niat bepergian ke kawasan bergolak di Sulawesi Tengah, Maluku, Papua dan Papua Barat.

Peringatan Canberra datang berselang hari lepas Kedutaan Amerika di Jakarta mewartakan kemungkinan teroris menyasar sejumlah hotel dan bank di Surabaya, Jawa Timur.

Menurut Menteri Luar Negeri Australia, Julia Bishop, Canberra menjalin hubungan erat dengan Jakarta guna mengempiskan ancaman teror itu.

“Kerjasama kami dengan lembaga-lembaga keamanan dan intelijen di Indonesia sangat erat,” katanya.

Bila benar, ini bisa jadi isyarat kembalinya ‘kepercayaan diri’ Canberra lepas teror berbalut¬† drama penyanderaan puluhan orang di sebuah restauran di jantung Sydney pada 15 Desember. Tiga orang tewas, termasuk seorang penyandera, dalam insiden yang berlangsung selama 16 jam itu.

Insiden itu tak pernah masuk dalam prediksi otoritas keamanan Australia.

Sementara itu di Jakarta hari ini, Kepala Badan Intelijen Negara, Maciano Norman, menggambarkan peringatan Australia ‘tidak berlebihan’.

Kendati, dia meminta masyarakat, utamanya di Surabaya, untuk tak terlampau memusingkan peringatan itu.

Dia menggambarkan secara umum keamanan Indonesia di awal tahun ini ‘relatif kondusif dan stabil’.

(MA/Islam Indonesia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *