Satu Islam Untuk Semua

Sunday, 03 December 2017

Khofifah Apresiasi Kiprah Muhammadiyah Menanggulangi Bencana Alam


ec15b82f9a5cbbc84e55fa2935dfcd53

islamindonesia.id – Khofifah Apresiasi Kiprah Muhammadiyah Menanggulangi Bencana Alam

 

 
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi kiprah Pusat Penanggulangan Bencana Alam MDMC yang dirintis Muhammadiyah. Ia mengisahkan, tahun lalu, ketika dilakukan deklarasi Hari Relawan Sedunia, MDMC menjadi salah satu elemen yang berada di garda depan.

“MDMC juga menjadi frontliner waktu itu dalam menginisiasi deklarasi sekaligus membangun komitmen dan strategi internasional mengatasi berbagai persoalan kebencanaan,” kata tokoh Nahdlatul Ulama ini ketika menutup Jambore Nasional Relawan Muhammadiyah ke-2 yang digelar MDMC di Malang 3 Desember seperti dilansir Muhammadiyah.or.id

Pada kesempatan itu Khofifah juga hendak menyerahkan mobil dapur umum lapangan pada MDMC sekaligus mengundang untuk hadir bersama pemerintah dan berbagai elemen memperingati Hari Relawan pada 7-8 Desember di Pacitan. “Kita adakan di Pacitan karena mereka tengah mengalami banjir bandang dan longsor. Semoga dengan kehadiran kita masyarakat tidak panik, namun kita tetap sigap,” paparnya.

Khofifah bilang, kehadiran MDMC merupakan bagian dari public-private partnership yang harus dibangun bersama antara Muhammadiyah dan pemerintah lantaran menurutnya, ada 232 kota dan kabupaten se-Indonesia yang beresiko terdampak bencana alam. “Apalagi, 80 persen yang terdampak itu akan mengalami jamila, atau jadi miskin lagi,” ungkapnya.

Sementara itu Wakil Rektor I UMM Syamsul Arifin mengatakan, dengan situasi Indonesia yang rawan bencana, kehadiran MDMC sangat dibutuhkan bagi penanganan bencana alam dan kemanusiaan. “Semoga jambore nasional ini membuat relawan Muhammadiyah lebih peka dan terampil dalam menangani bencana,” ujarnya.

Kehadiran Ketua Muslimat NU ini bukan pertama kali di lingkungan Muhammadiyah. Pada tahun lalu, seperti dilaporkan wartamu.com, Khofifah pernah berkunjung ke UMM. Ia mengatakan, kehadirannya di lingkungan Muhammadiyah diharapkan bisa menjadi contoh persatuan antar umat Muslim.

Tanpa persatuan mustahil peradaban Islam bisa menuju kejayaan. “Muhammadiyah bersimbol matahari dan NU simbolnya bumi, bumi dan matahari adalah dua unsur yang saling bersinergi,” katanya.[]

 

YS/ Islam Indonesia/ Foto: bangsaonline.com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *