Satu Islam Untuk Semua

Wednesday, 04 May 2016

Ketua Partai Buruh Inggris Enggan Kutuk Hamas dan Hizbullah


Corbyn-dan-istri-islamindonesia.id

Islamindonesia.id–Ketua Partai Buruh Inggris Enggan Kutuk Hamas dan Hizbullah

Ketua Partai Buruh Inggris, Jeremy Corbyn, menolak seruan para pejabat Israel dan kalangan Yahudi Inggris untuk mengutuk gerakan perlawanan Hamas dan Hizbullah. Selain itu, Corbyn juga menekankan pentingnya berbicara dengan kedua kelompok tersebut.

Pimpinan oposisi Inggris itu belakangan mendapat tekanan keras dari sejumlah anggota legislatif Partai Buruh. Duta Besar Israel di London, Mark Regev dan para pemimpin Yahudi di Inggris juga tegas meminta para politisi Partai Buruh untuk memprotes beberapa pernyataan Corbyn belakangan ini yang mengecam kejahatan Israel atas Palestina. Namun Corbyn justru membela kelompok-kelompok yang melakukan perlawanan atas rezim Israel yang bercokol di wilayah pendudukan Palestina.

Pekan lalu, anggota parlemen dari Partai Buruh, Naz Shah, mengundurkan diri lantaran dipaksa meminta maaf atas pernyataannya yang meminta Israel direlokasi ke Amerika.

Juga di pekan lalu, Partai Buruh menskorsing Walikota London, Ken Livingston, setelah membela Naz Shah dalam wawancaranya dengan BBC. Livingston bahkan mengkritisi bungkamnya media Inggris atas kejahatan perang Israel terhadap bangsa Palestina.

Livingston juga menyatakan bahwa pemimpin Nazi, Adolf Hitler, telah menjadi seorang zionis pertama dalam karir politiknya.

Terhadap situasi yang terjadi, tokoh Israel menuding Partai Buruh cenderung pasif dalam menangani isu “anti-Semit” ini.

Senin kemarin, pimpinan oposisi Israel, Tzipi Livni menegaskan bahwa Inggris seharusnya mengecam gerakan “anti-semit” ini demi nilai-nilai yang mereka junjung. Sementara Duta Besar Israel untuk Inggris, Mark Regev, menyerukan Corbyn agar mengecam Hamas dan Hizbullah serta mempererat hubungan dengan Tel Aviv. Regev ingin Corbyn merujuk pada labelisasi Inggris atas gerakan perlawanan Islam sebagai organisasi teroris.

Sejumlah kalangan Yahudi Inggris juga menuntut Corbyn menyampaikan penjelasan terkait hubungannya dengan Hamas dan Hezbollah.

Dalam merespon semua tuntutan ini, juru bicara Corbyn merilis pernyataan bahwa Jeremy Corbyn semenjak lama mendukung hak-hak asasi bangsa Palestina dan mencari jalan damai dan keadilan di Timur Tengah melalui dialog dan negosiasi.

Corbyn telah bertemu banyak orang yang terang-terangan tidak setuju mempromosikan proses perdamaian dan rekonsiliasi, termasuk di Afrika Selatan, Amerika Latin, Irlandia dan Timur Tengah, sebagaimana disebutkan oleh juru bicara Corbyn.

Hal ini menunjukkan bahwa sedemikian pentingnya berdialog dengan orang-orang yang tidak setuju atas perdamaian di kawasan tersebut. Menurut Corbyn hanya berdialog dengan orang-orang yang setuju dengan Anda tidak akan mencapai keadilan atau perdamaian.

Di masa lalu, Corbyn telah mengajak Hamas dan Hizbullah turut serta dalam penyelesaian konflik di Timur Tengah dan menyoroti peran Iran dalam isu-isu di kawasan. Dia juga lebih suka menganggap dua gerakan Hamas dan Hizbullah sebagai ‘kawan’.

Baca juga: OPINI-Solusi Palestina Isyarat Relevansi OKI

Tom&AJ/IslamIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *