Satu Islam Untuk Semua

Monday, 30 April 2018

Juli 2018, Pesantren di Amerika Ini Siap Beroperasi


Juli 2018, Pesantren di Amerika Ini Siap Beroperasi

islamindonesia.id — Juli 2018, Pesantren di Amerika Ini Siap Beroperasi

 

Seperti diberitakan sebelumnya, tahun ini Presiden Nusantara Foundation Imam Syamsi Ali tengah merintis pembangunan pesantren di Negeri Paman Sam yang nantinya akan memperkenalkan Islam Indonesia kepada dunia. Salah satu tujuannya adalah untuk menghilangkan stigma negatif terhadap Islam yang oleh pihak Barat kerap diidentikkan dengan Islam ala Timur Tengah, itu pun corak Islam yang dalam beberapa tahun terakhir selalu dikait-kaitkan dengan kelompok teroris radikal ISIS.

Bagaimana perkembangan terakhir pembangunan pesantren tersebut? Imam Syamsi Ali mengatakan, pesantren Nusantara Madani yang dibangun di Amerika Serikat itu akan mulai beroperasi pada Juli 2018.

“Juli atau Agustus ini kita sudah mulai, untuk sementara kita terima 40 sampai 50 santri,” kata Syamsi Ali yang juga imam di Islamic Center of New York, di Jakarta.

Imam Syamsi Ali mengatakan pesantren tersebut akan menerima santri internasional termasuk non-Muslim. Arsitektur bangunan dengan karakter bangunan Indonesia sengaja dibuat sebagai misi memperkenalkan Indonesia dan Islam.

Pesantren tersebut berada di lahan seluas 7,5 hektare di antara Kota New York dan Boston dan berlokasi di tengah-tengah universitas terkenal seperti Harvard, Boston, Yale, MIT, dan tidak jauh dari NYU, Colombia, dan sebagainya.

Dia menjelaskan ada beberapa alasan pendirian pesantren di Amerika yaitu pertama ada stereotipe di Amerika bahwa Islam itu Timur Tengah.

“Kami ingin sampaikan bahwa Islam itu universal untuk semua manusia jadi jangan dikaitkan dengan Timur Tengah saja. Timteng itu kan identik dengan konflik dan kekerasan. Kita tidak ingin Islam selalu dikaitkan dengan hal seperti itu,” katanya.

Alasan kedua, menurut dia, islamofobia rata-rata meninggi karena ketidakpahaman. Maka cara terbaik untuk menjawab islamofobia tersebut adalah dengan kerja nyata.

“Alasan terpenting adalah setelah 21 tahun berdakwah di AS, kita Ingin tunjukan bahwa Indonesia adalah negara muslim terbesar. Yang dikenal di luar negeri hanya Bali saja, kita juga ingin kenalkan Indonesia,” ujarnya.

Diperkirakan anggaran untuk membangun pesantren hingga sesuai harapan lebih besar lagi dan mampu menampung ribuan santri mencapai 10 juta dolar AS. Menurut dia, mimpi terbesar adalah mendirikan mualaf center karena perkembangan mualaf yang begitu besar.

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *