Satu Islam Untuk Semua

Friday, 14 February 2014

Islam Agama Cinta


wasathon.com

Bagaimana mencapai kebahagiaan?

 

Puncak kecintaan muslim adalah mencintai Tuhannya, hal ini dapat melalui berbagai dimensi yang ada di dunia. Tujuan akhirnya adalah Tuhan. Untuk menuju kesana bisa melalui medium apapun. Mulai mencintai Nabi, keluarga, saudara, sahabat hingga kekasih.

Islam yang hadir di dunia ini membawa misi rahmatal lil alamin (memberikan berkah kepada seluruh alam). Ini merupakan manifestasi cinta seorang muslim untuk meraih kebahagiaan nanti di surga yang telah dijanjikan oleh Tuhan.

Begitu juga dengan misi Muhammad diutus ke dunia menjadi penyempurna akhlaq (budi pekerti). Bahkan dalam suatu riwayat hadis diterangkan. Akhlaqnya adalah al-Quran. Maka tindak tanduk yang dikerjakan Muhammad menjadi representasi dari Al-Quran itu sendiri.

Buku ini menurut penulis membawa kita untuk mengintropeksi diri kita. Sebenarnya terdapat kebahagiaan dan cinta kasih yang terdapat dalam diri kita sendiri. Kitalah yang selama ini tidak begitu memperhatikan keadaan diri kita sendiri sehingga kita sering merasakan kegundahan, kesedihan dan kegalauan yang berlarut.

Kebahagiaan perlu untuk dilatih. Sehingga kita terbiasa untuk meraihnya. Sekecil apapun kebahagiaan itu perlu kita apresiasi. Dengan cara setiap hal atau kejadian yang terjadi dan menimpa kita dalam kehidupan sehari-hari kita ambil sisi positifnya. Dengan jalan kita syukuri dan sabari.

Beberapa langkah dapat kita kerjakan guna meraih kebahagiaan. Pertama, bekerja keras untuk mengupayakan dan memenuhi apa saja yang kita dambakan dalam hidup ini. Kedua, mengurangi atau menekan kebutuhan. Dua jalan ini merupakan kebahagiaan ekstrinsik sedangkan ketiga meruapkan bagian inti, memiliki sikap batin sedemikian rupa sehingga apapun yang terjadi atau datang kepada diri kita selalu kita syukuri.

Bila ditilik lebih lanjut, kebahagiaan adalah persoalan makna. Bila kita dapat mengaplikasikan ini, niscaya kita akan meraih kebahagiaan dengan baik. Isi buku ini tidak monoton sebagai mana buku motivasi untuk meraih kebahagiaan. Di sela-sela kita memikirkan bacaan yang telah terlewati Bagir menghadirkan cerita yang unik di setiap awal tulisannya. Ini menjadi semacam abstrak untuk mengantarkan apa yang akan disampaikan dalam bagian tersebut. Selain itu, buku ini dilengkapi buku saku yang menambah wawasan kita tentang kebahagiaan.  

Harapan Bagir buku sederhana ini akan dapat membantu pembaca untuk merenung lebih jauh tentang makna hidupnya dan juga menjadi penolong di sepanjang jalan kita –anak manusia- untuk meraih kebahagiaan sejati yang merupakan dambaan kita semua. (halaman xii)

Buku ini hadir sebagai refleksi yang dihadirkan oleh Haidar Bagir selama beberapa tahun terakhir dalam menjalani  kehidupan. Pengaruh tasawuf begitu kental dalam buku ini yang merupakan latar belakang kehidupan Bagir sebagai pengajar tasawwuf. Komaruddin Hidayat mengakui bahwa buku ini menyajikan kedalaman ajaran tasawuf, sekaligus sangat praktis dan relevan bagi upaya kesehariaan kita untuk menggapai kebahagiaan hidup.

Mengambil kata-kata dari Aidh Al-Qarni (penulis La Tahzan/ Jangan Bersedih; 2005) “Biarkan masa depan itu hingga dia datang sendiri dan jangan terlalu berkepentingan dengan hari esok. Karena jika anda melakukan terbaik di hari ini maka hari esok juga akan baik”. (LS)

Judul              : Islam Risalah Cinta dan Kebahagiaan

Penulis          : Haidar Bagir

Penerbit        : Mizan

Cetakan         : Februari, 2013

Tebal              : xvii + 213 halaman

ISBN               : 978-979-433-758-5

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *