Satu Islam Untuk Semua

Saturday, 28 February 2015

ISIS Hancurkan Warisan Sejarah Mosul, PBB Rapat Darurat


Kelompok militan yang menyebut dirinya Islamic State of Iraq and Syria atau ISIS kembali menunjukan barbarisme baru di museum pusat kota Mosul, Irak. Laporan media menyebutkan mereka menggeledah museum dan merusak peninggalan sejarah usia ribuan tahun  — semuanya dengan martir. 

Peninggalan sejarah itu berupa patung dan artefak kerajaan Assyrian dan Akkadian.

Lepas kelompok menayangkan lima menit video penghancuran isi museum pada Kamis, kemarahan dan kecaman muncul dari berbagai penjuru dunia.

“Tempat lahirnya peradaban manusia … sedang dihancurkan,” kata seorang pimpinan milisi Kristen Syria, Kino Gabriel, dalam sebuah wawancara via telpon dengan koran Inggris, The Guardian.

“Di hadapan kebejatan seperti ini, kami tak bisa berkata-kata lagi,” katanya. “Pembunuhan atas rakyat kami dan semua kerusakan ini rupanya belum cukup bagi mereka, sehingga bahkan peradaban dan budaya kami pun mereka hancurkan.” 

Video memperlihatkan serdadu ISIS memulai penghancuran isi museum  dengan merapal sebuah ayat dalam Al Quran yang mengharamkan penyembahan berhala. Lalu seorang juru bicara kelompok berpidato singkat, mengutuk orang-orang Assyria dan Akkadia sebagai penyembah berhala dan menggunakan dalih itu untuk membenarkan penghancuran artefak dan patung. 

Direktur Jenderal Unesco, lembaga kebudayaan PBB, Irina Bokova, mengatakan ‘sangat terkejut’ melihat rekaman video itu, dan meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengadakan pertemuan darurat “membahas perlindungan warisan budaya Irak sebagai bagian integral untuk keamanan negara”. 

Ami/Almanarnews.com.lb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *