Satu Islam Untuk Semua

Tuesday, 23 May 2017

Ini Tujuan Lawatan Trump ke Saudi yang Tak Banyak Diketahui Publik


Ini Tujuan Lawatan Trump ke Saudi yang Tak Banyak Diketahui Publik

islamindonesia.id – Ini Tujuan Lawatan Trump ke Saudi yang Tak Banyak Diketahui Publik

 

Tujuan lawatan Presiden AS Donald Trump ke Arab Saudi menghadiri acara Arab Islamic American Summit 2017 beberapa waktu lalu, seperti yang dinyatakan kantor Kementerian Luar Negeri Arab Saudi dan dikutip dari Reuters adalah untuk memperkuat kerjasama antara AS dan negara-negara Muslim dalam memerangi ekstremisme.

Kunjungan itu, ungkap Menteri Luar Negeri (Menlu) Arab Saudi Adel al-Jubeir kepada wartawan, akan mencakup pertemuan bilateral, pertemuan dengan para pemimpin Arab Teluk dan para pemimpin Arab serta negara-negara Muslim lainnya.

“Pesan sangat jelas kepada dunia bahwa AS dan negara-negara Arab Muslim bisa menjalin kemitraan,” beber Jubeir.

“Itu akan mengantarkan, kami yakini, kepada penguatan kerjasama antara AS dan negara-negara Arab dan Islam dalam memerangi terorisme dan ekstremisme serta akan mengubah perbincangan masalah itu dengan tetap menghormati hubungan Amerika dengan dunia Arab dan Islam.”

Namun ada satu agenda penting lain yang tidak diungkapkan secara terbuka oleh pihak Saudi, yakni penjualan peluru kendali canggih AS kepada pemerintah Riyadh senilai 1 Miliar dolar.

Peluru kendali yang dijual ke pemerintah Arab Saudi dan sistem senjata ini sudah termasuk hulu ledak Penetrator dan pemandu ketepatan tembak Paveway buatan Raytheon Co. yang diklaim memiliki presisi tinggi. Namun faktanya, saat digunakan Arab Saudi dalam menggempur Yaman, peluru kendali jenis ini banyak memakan korban dari kalangan warga sipil.

Seperti diketahui, lawatan Trump ke Arab Saudi adalah bagian dari perjalanan pertamanya ke luar negeri setelah dilantik menjadi Presiden AS pada Januari lalu. Selain ke Arab Saudi, Israel dan Vatikan, Trump juga dijadwalkan menghadiri pertemuan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di Brussel pada 25 Mei. Setelah itu, ia akan menghadiri pertemuan puncak negara-negara anggota Kelompok Tujuh di Sisilia pada 26 Mei.

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *