Satu Islam Untuk Semua

Thursday, 11 September 2014

Inggris Perangi ‘Koboi Haji’


irfankhairi.com

Kalau Anda menganggap calo haji hanya ada di Indonesia, berpikirlah kembali. Di Inggris belum lama ini, pemerintah sampai menggelontorkan dana ekstra £100.000, sekitar Rp 2 miliar, sekadar agar Dewan Kota Birmingham bisa leluasa memimpin perang skala nasional melawan ‘koboi haji’.

Jangan bayangkan sosok macho yang mahir memainkan tali lasso atau mengendarai kuda. Koboi haji di Inggris, semacam calo haji di Indonesia, hanya mahir dalam urusan menjerat dan mengelabui mangsanya – para calon jamaah haji. Mereka beroperasi dengan baju perusahaan travel atau biro perjalanan haji. Modusnya: janji-janji manis aneka fasilitas dan layanan haji yang berkelas selama di Tanah Suci. Semuanya ditawarkan dengan harga miring. Untuk yang terakhir, para koboi kabarnya kadang ‘berani’ mengiklankan ongkos haji separuh harga normal.

Nah, mereka yang masuk perangkap, umumnya baru sadar belakangan. Tiba-tiba saja perjalanan ibadah mereka kacau dari awal hingga akhir, dari soal kualitas hotel yang buruk di Mekkah dan Madinah hingga kerumitan dalam soal penerbangan. Beberapa korban bahkan sama sekali tak bisa terbang ke Arab Saudi.

Menurut catatan polisi Metro London, kerugian korban koboi haji berkisar antara £1.000-£33.000. Dari keseluruhan korban, hanya sekitar 3% yang memilih melaporkan kasus penipuan haji ke polisi. Umumnya karena merasa malu. Dari yang melaporkan kasus penipuan itu, usia mereka rata-rata 42 tahun.

Berbeda dengan di Indonesia, Muslimin di Inggris leluasa mengatur sendiri keberangkatannya ke Tanah Suci. Asal punya uang yang cukup, mereka tinggal membeli paket perjalanan haji dari travel yang terakreditasi Kedutaan Arab Saudi di Inggris. Setiap tahunnya, sekitar 25.000 orang Muslimin Inggris berhaji ke Tanah Suci. Total pengeluaran haji mereka mencapai £125 juta per tahun.

Muhammad, 36, asal Birmingham, termasuk salah seorang korban koboi haji. Dia kehilangan £4.500 dan batal ke Tanah Suci. Meski sempat malu, dia belakangan memilih melaporkan kasus ini ke polisi London. Awalnya, katanya, dia sudah berhati-hati dan hanya mau menggunakan biro perjalanan haji yang resmi. Namun apes, dia tergoda dengan iklan haji dengan harga yang relatif miring di sejumlah situs. “Saat musim haji sudah dekat dan tak ada tiket keberangkatan ke Mekkah dan agen travel tak lagi menjawab telpon saya, saya akhirnya sadar kalau saya telah jadi korban sebuah kejahatan keji,” katanya.

Salah seorang komandan Polisi Metro London, Steve Head, bilang penipuan haji termasuk yang paling memukul. “Penipuan haji adalah kejahatan telak yang setiap tahunnya merampok mungkin satu-satunya kesempatan Muslim berhaji ke Mekkah,” katanya dalam sebuah selebaran yang khusus diterbitkan untuk mengingatkan Muslimin agar berhati-hati terhadap penipuan haji.

Terbit jelang akhir 2013, selebaran itu antara lain menghimbau calon jamaah haji meneliti reputasi biro perjalanan haji, menuangkan seluruh kesepakatan perjalanan haji dalam perjanjian tertulis dan menghindari membayar tunai atau transfer biaya haji ke rekening individu di perusahaan travel.

(Ami/ITV)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *