Satu Islam Untuk Semua

Wednesday, 08 August 2018

Hari Ini Google Doodle Tampilkan Polymath Muslim Persia, Ibnu Sina


Hari Ini Google Doodle Tampilkan Polymath Muslim Persia, Ibnu Sina

islamindonesia.id – Hari Ini Google Doodle Tampilkan Polymath Muslim Persia, Ibnu Sina

 

Google Doodle adalah logo-logo di mesin pencari Google yang dimodifikasi sedemikian rupa dan ditampilkan pada saat ada peringatan atau event spesial pada setiap negara yang support Google.

Hari ini, Google Doodle menampilkan sosok polymath Muslim asal Persia (Iran), yang bernama Ibnu Sina, sebagai pertanda turut mengapresiasi ilmuwan Muslim jenius dan penulis buku The Canon of Medicine yang selama hidupnya dikenal tak hanya sebagai seorang dokter tetapi juga seorang filsuf atau ahli filsafat itu.

Ibnu Sina, yang artinya Putra dari Sina, lahir pada 980 di Afsana, Uzbekistan. Ia dijuluki polymath atau manusia dengan berbagai kecerdasan. Terlebih, ketika tokoh yang memiliki nama Barat, Avicenna, ini lahir di zaman keemasan Islam.

Mengutip situs Express, Rabu, 8 Agustus 2018, kecerdasannya sudah terlihat sejak usia 10 tahun. Saat itu, Ibnu Sina mampu menghafal Alquran dan sudah belajar kedokteran pada usia 13 tahun.

Tak heran jika Ibnu Sina mampu menguasai berbagai bidang seperti matematika, fisika, kedokteran, dan juga filsafat. Saat berusia 16 tahun, ia menjadi ahli di bidang metafisika dan logika.

Kemudian, menginjak umur 21 tahun, Ibnu Sina mulai menulis karyanya, Al Qanun fil-Tibb atau The Canon of Medicine.

Tulisan tersebut dibagi menjadi lima bagian. Pertama, gambaran umum prinsip medis dan anatomi tubuh manusia, serta prosedur terapi standar. Kedua, berisi zat medis yang diatur secara alfabet dan membahas mengenai sifat dan kualitas obat. Ketiga, mengenai diagnosis dan perawatan dari penyakit khusus pada bagian tubuh manusia. Keempat, memperbesar dan mengeksplorasi penyakit tidak pada satu bagian saja, termasuk mengenai obesitas dan gigitan. Kelima atau terakhir, mengenai data obat majemuk.

Tulisan-tulisan ini menjadi sangat berpengaruh dan digunakan pada bidang medis di Eropa pada era 1600-an hingga sekarang.

Selama hidupnya, Ibnu Sina telah menulis lebih dari 100 tulisan. Ia wafat di usianya ke-57 tahun di Hamadan, Iran, pada 1037.

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *