Satu Islam Untuk Semua

Sunday, 11 February 2018

Gugat Kemesraan Saudi-Israel, Aktivis Perempuan Ini Ditahan


Gugat Kemesraan Saudi-Israel, Aktivis Perempuan Ini Ditahan

islamindonesia.id – Gugat Kemesraan Saudi-Israel, Aktivis Perempuan Ini Ditahan

 

Seorang aktivis perempuan bernama Noha al-Balawi ditahan otoritas Saudi setelah dia menggugat kemesraan hubungan antara Arab Saudi dengan Israel.

“Dia kemungkinan bakal mendekam dalam penjara selama lima tahun,” kata kelompok hak asasi manusia berbasis di Inggris seperti dikutip Al Jazeera, Sabtu (10/2/2018) kemarin.

Selain menjatuhkan hukuman lima tahun penjara, otoritas Saudi juga menyatakan bakal mendenda Balawi sebesar US$ 800 ribu atau setara dengan Rp 10 miliar.

Penahanan itu, jelas otoritas Arab Saudi, karena aktivitasnya di jejaring media sosial.  Kerajaan menuding perempuan itu melanggar Pasal 6 Hukum Negara yakni menyebarluaskan kecurigaan terhadap pemerintah dengan mengunggah status di jejaring sosial.

Sementara menurut laporan pembela hak asasi manusia ALQST, al-Balawi ditahan di kantor polisi di Tabuk pada 23 Januari 2018 lalu dan sejak itu dia tak kembali ke rumah.

“Dia ditahan setelah aktivis media sosial itu mempertanyakan normalisasi hubungan antara Arab Saudi dengan Israel,” kata ALQST.

Dalam klip video yang dia unggah di media sosial, Balawi menyatakan, “Normalisasi itu sama artinya dengan menerima pendudukan.”

Mengacu kepada penguasaan Israel atas tanah Palestina, Balawi melanjutkan, “Biarkan saya menjelaskan, kita tidak akan pernah megakui Israel, berapapun yang harus kita bayar. Tidak ada untungnya bagi negara-negara Arab menormalisasi hubungan dengan Israel. Normalisasi itu hanya menguntungkan pihak Zionis.”

Lebih lanjut ALQST mengatakan, aktivitas Balawi merupakan pekerjaan sipil dan hak asasi manusa yang sah. Oleh karena itu, otoritas Arab Saudi tidak memiliki hak menangkap, menahan atau menghukumnya karena melakukan aktivitas tersebut.

“Kami minta orotias Arab Saudi segera membebaskan Balawi tanpa syarat dan mengizinkannya mengungkapkan pendapatnya di media sosial,” tulis ALQST dalam sebuah pernyataan.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa dalam beberapa bulan terakhir ini, hubungan antara Arab Saudi dengan Israel memang dikabarkan kian mesra. Sejumlah media pernah menulis Putra Mahkota Mohammed bin Salman secara diam-diam beberapa kali berkunjung ke Tel-Aviv, meskipun kabar tersebut dibantah pihak Kerajaan.

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *