Satu Islam Untuk Semua

Tuesday, 22 December 2015

Gencatan Senjata Dilanggar, PBB Tunda Perundingan Damai Yaman


ismail-ould-cheikh-ahmedjpg.jpg.size.xxlarge.letterbox

Perundingan damai antara kelompok revolusioner Ansharullah yang de facto berkuasa di Yaman dengan kubu eks presiden Mansour Hadi yang didukung Arab Saudi ditunda sampai pertengahan Januari, kata Duta PBB untuk Yaman, di tengah pelanggaran gencatan senjata oleh kedua pihak sejak Selasa. 

Sejak perundingan damai di Swiss akhir pekan lalu, koalisi Saudi dan Ansharullah sepakat untuk tidak akan saling menyerang. Namun sejak Selasa hingga Sabtu, saling serang kembali pecah fan tercatat lebih dari 100 orang tewas dari kedua belah pihak, seperti dilansir cnn.com.

“Ada kemajuan yang nyata dalam perundingan namun belum cukup untuk menyatukan Yaman, sayangnya, terjadi beberapa pelanggaran (gencatan senjata),” kata Cheikh Ahmed pada media, Minggu. 

Fokus perundingan sejak awal berpusar pada urusan pertukaran tawanan, tambahnya. 

PBB mendesak dilaksanakannya perundingan dan gencatan senjata di tengah memburuknya akses kesehatan dan air bersih masyarakat serta kian sulitnya mengirim bantuan kemanusiaan untuk warga Yaman. Serangan udara dan invasi pasukan darat koalisi Saudi sejak Maret silam dilaporkan menewaskan sedikitnya  5.000 orang, yang kebanyakan warga sipil. Hingga kini, perlawanan sengit rakyat Yaman berhasil menekuk setiap gerak maju pasukan koalisi Saudi di berbagai wilayah.

Muhammad/Islamindonesia. Foto: thestar.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *