Satu Islam Untuk Semua

Monday, 05 February 2018

Film Bollywood Padmaavaat Dilarang di Malaysia, Diprotes di India


IMG_0017

IslamIndonesia.id-Film Bollywood Padmaavaat Dilarang di Malaysia, Diprotes di India

 

Setelah film ‘The Prince of Egypt’ (1988) dan ‘Babe’ (1995), Malaysia kembali melarang pemutaran film impor. Kali ini, film Bollywood ‘Padmaavat’ resmi dilarang diputar di bioskop-bioskop Negeri Jiran karena menggambarkan pemimpin Islam Sultan Alaudiin Khilji dengan negatif.

“Dia digambarkan sebagai Sultan yang arogan, kejam, tak manusiawi, licik dengan berbagai tipu dayanya, tidak dapat dipercaya, dan tidak sepenuhnya mempraktikkan ajaran Islam,” demikian bunyi pernyataan Kementerian Dalam Negeri Malaysia seperti dikutip Reuters dan juga dirilis inews.id, 4 Februari.

Badan sensor film Malaysia sejak Selasa 31 Januari 2018 sudah menyampaikan ‘Padmaavat’ tidak layak diputar. Badan sensor juga menolak permintaan dari distributor mengenai film ini.

Tak hanya di Malaysia, di negara asalnya, India, film ini juga menuai protes. Sutradara film, Sanjay Leela Bhansali, dituding telah mengaburkan sejarah dengan menggambarkan penguasa Muslim sebagai ‘kekasih’ Ratu Padmavati dari suku Hindu Rajput.

Pengadilan India bulan lalu sudah mengizinkan film ini diputar di seluruh bioskop nasional setelah muncul gugatan. Namun dua negara bagian kemudian melarangnya.

Film Bollywood termasuk populer di Malaysia karena 7 persen dari total 32 juta penududuk negara itu merupakan keturunan India.

 

YSI/IslamIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *