Satu Islam Untuk Semua

Tuesday, 03 October 2017

FBI: Teroris Las Vegas Tak Terkait ISIS


FBI Teroris Las Vegas Tak Terkait ISIS

islamindonesia.id – FBI: Teroris Las Vegas Tak Terkait ISIS

 

Ramai pemberitaan media mainstream, tak terkecuali di Tanah Air, yang menyatakan bahwa pelaku aksi teror berupa penembakan brutal ke arah para penonton Route 91 Harvest Music Festival di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, yang terjadi pada Senin (1/10/2017) waktu setempat itu terkait dengan kelompok teroris ISIS. Namun FBI membantah hal itu.

Sebelumnya, media propaganda ISIS, AMAQ, juga mengaku bertanggung jawab atas serangan di Las Vegas yang menewaskan lebih dari 50 orang tersebut. Mereka mengklaim Stephen Paddock yang merupakan pelaku serangan adalah milisi ISIS.

“Penyerang Las Vegas adalah tentara ISIS ini adalah respons dari target kami kepada negara-negara koalisi,” sebut ISIS dikutip dari Independent, Selasa (3/10/2017).

“Pria bersenjata sudah menjadi Islam beberapa bulan lalu,” tambah mereka. Pernyataan ISIS tersebut disampaikan tanpa melampirkan bukti.

ISIS mengeluarkan klaim pelaku serangan Las Vegas, Stpehen Paddock, adalah tentaranya yang merupakan seorang mualaf. Pernyataan sepihak ISIS inilah yang disangkal oleh FBI.

FBI menyatakan, dari investigasi awal, Paddock tak punya kaitan dengan kelompok teror mana pun.

“Seiring terungkapnya masalah ini, sampai titik ini tidak ada hubungannya (pelaku) dengan kelompok teroris internasional,” sebut FBI.

Deputi Direktur Pusat Studi Radikalisasi dan Kekerasan Politik (ICSR) Amerika Serikat Shiraz Maher, juga tidak percaya klaim ISIS yang memang suka mengklaim tanpa bukti itu.

Tak ada bukti juga yang disertakan ISIS untuk memperkuat klaim bahwa Paddock telah berpindah agama menjadi mualaf.

“Jika dia sudah pindah (agama), pasti ada pihak yang tahu. Bila benar dia pasti sudah melakukan komunikasi dengan ISIS dan pasti ada kontak,” katanya.

Sudah bukan rahasia lagi, ISIS memang sering mengklaim bertanggung jawab terhadap serangan besar yang terjadi di sejumlah negara. Misalnya, serangan di klub gay di Orlando tahun lalu, ISIS juga mengklaim pelakunya adalah tentaranya.

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *