Satu Islam Untuk Semua

Monday, 30 January 2017

Diksar ‘Maut’ Mapala UII: 2 Ditetapkan Tersangka, Rektor dan Wakilnya Mundur


uii

islamindonesia.id -Diksar ‘Maut’ Mapala UII: 2 Ditetapkan Tersangka, Rektor dan Wakilnya Mundur

 

Dua tersangka dalam kasus penyiksaan atas peserta pendidikan dasar (Diksar)  Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta telah ditetapkan oleh Polres Karanganyar.  Kedua mahasiswa UII sekaligus anggota Mapala itu bernama M Wahyudi alias Yudi (27) dan Angga Septiawan alias Waluyo (27).

“Kedua tersangka dilakukan upaya paksa penangkapan di Posko Mapala Unisi UII Yogyakarta,” ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul seperti dilansir kompas.com, hari ini (30/1).

Penangkapan dilakukan pada Senin pagi sekitar pukul 05.30 WIB oleh Tim Satreskrim Polres Karanganyar serta dikawal oleh Tim IT Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jateng. Setelah itu, penggeledahan dan penyitaan dilakukan atas sejumlah barang.

“Tongkat terbuat dari rotan yang diduga digunakan tersangka dalam melakukan tindak kekerasan ataupun yang ada kaitannya dengan tindak pidana yang terjadi,” kata Martinus.

Sementara itu, di Yogyakarta, Wakil Rektor Universitas Islam Indonesia (UII), Dr. Abdul Djamil ikut mengundurkan diri dari jabatan wakil rektor bidang kemahasiswaan. Hal itu dilakukan beberapa hari setelah pengunduran diri Rektor UII Dr. Harsoyo menyusul kasus Diksar maut ini.

“Begitu ada kasus ketiga yang meninggal, saya langsung mau mundur,” kata Djamil kepada wartawan di Kampus UII, Jl Kaliurang Km 14,5, Sleman,  (29/1).

Djamil mengatakan, pengunduran dirinya sebagai bentuk tanggungjawab dia yang mengurusi bidang kemahasiswaan.  Semua kegiatan-kegiatan mahasiswa pasti meminta izin darinya sebagai wakil rektor bidang kemahasiswaan. Begitu juga dengan kegiatan The Great Camping (TGC).

Pada saat Ilham Nurpadmy Listia Adi meninggal dunia di RS Bethesda Yogyakarta, keinginan untuk mengundurkan diri hendak diungkapkan kepada Rektor UII Dr Harsoyo. Namun belum dilakukan.

Dia mundur setelah rektor menyatakan mundur dan disampaikan saat bertemu dengan mahasiswa pada hari Jumat kemarin. “Saya juga mundur karena diangkat oleh rektor,” katanya seperti dikutip detik.com.

Dia menambahkan masalah pengunduran dirinya juga baru akan dibahas pimpinan pada hari Senin (30/1). Bila pengunduran dirinya disetujui, dia akan kembali aktif mengajar di Fakultas Hukum UII.

Namun sebagai ketua tim investigasi, dia akan terus menyelesaikan pekerjaan yang diembannya sampai selesai.

“Saya akan kembali aktif mengajar. Saya adalah dosen yang diangkat yayasan. Jabatan wakil rektor itu adalah jabatan struktural saja. Selain itu saya juga seorang advokat,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, 3 mahasiswa UII tewas saat mengikuti Diksar The Great Camping XXXVII di Dusun Tlogodringo, Gondosuli, Karanganyar, Jawa Tengah yang dilaksanakan 14-22 Januari 2017. Selain tiga tewas, di antara 37 peserta Diksar, setidaknya 10 mahasiswa mendapat rawat inap di rumah sakit.[]

[Baca juga: 3 Mahasiswanya Tewas, 10 Dirawat Inap, Rektor UII Mengundurkan Diri]

YS/ islamindonesia

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *