Satu Islam Untuk Semua

Sunday, 21 February 2016

Diduga Akan Gabung ISIS, 4 WNI Dideportasi


ISIS

Singapura hari Minggu (21/2/2016) mendeportasi empat WNI yang diduga akan berangkat ke Suriah untuk bergabung dengan organisasi teroris ISIS. Keempat WNI itu dideportasi dari Singapura melalui Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre, Kepulauan Riau. Sebelum dideportasi mereka sempat diamankan oleh kepolisian Singapura.

Keempat WNI rencananya akan berangkat ke Suriah melalui Bandara Changi Singapura untuk bergabung ISIS.

Menurut Kapolda Kepulauan Riau, Brigjen Sam Budigusdian, keempat orang tersebut dideportasi dari pelabuhan  Ferry Harbour Front Singapura menuju pelabuhan Ferry International Batam Centre dengan menumpang kapal ferry Wave Master disertai pengawalan 17 orang polisi Singapura yang dikoordinatori Kolonel Cristopher Jacob.

“Total polisi Singapura yang mengawal 4 orang WNI yang dideportasi ke Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre sebanyak 17 orang,” ujar Sam Budigusdian.

Keempat terduga WNI yang hendak bergabung menjadi anggota ISIS di Suriah ini tiba di Pelabuhan International Batam Centre sekitar pukul 13.13 WIB. Saat deportasi berlangsung Pelabuhan Ferry International Batam Centre dijaga ketat oleh ratusan personil Brimob Polda Kepri, Buser Polresta Barelang Batam dan Ditrestkrim Polda Kepri.

Kemudian 4 orang WNI tersebut dibawa ke Polresta Barelang menggunakan mobil Baracuda Sat Brimob Polda Kepri untuk dilakukan pemeriksaan dan identifikasi.

Menurut keterangan dari Polisi Singapura Kolonel Cristopher Jacob bahwa keempat orang WNI tersebut diamankan di Bandara Changi pada tanggal 19 Februari 2016 pukul 17.00 waktu Singapura pada saat boarding tiket dengan tujuan negara Suriah.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, keempat WNI yang hendak berangkat ke Suriah ini berasal dari pesantren Ibnu Masud Tahfuzul, Bogor Jawa Barat.

 

AJ/Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *