Satu Islam Untuk Semua

Saturday, 10 February 2018

Yogyakarta Anggarkan 1,4 Miliar untuk Melawan Intoleransi


Eko-Suwanto-Aspirasi-Rakyat-Jogja-Istimewa-805x604

islamindonesia.id – Yogyakarta Anggarkan 1,4 Miliar untuk Melawan Intoleransi

 

 

Dilansir dari Gatra News, Pemerintah daerah dan DPRD Provinsi Yogyakarta, meluncurkan program ‘Sinau Bareng Pancasila 2018’. Tujuan dari program tersebut adalah untuk mencegah berkembangnya intoleransi, kenakalan remaja, juga radikalisme dan terorisme.

Ketua Komisi A DPRD Yogyakarta Eko Suwanto mengatakan latar belakang program ini adalah untuk merespon sejumlah masalah sosial di Yogyakarta seperti terorisme, kenakalan remaja, dan intoleransi, termasuk  penolakan kegiatan agama oleh suatu ormas di Banguntapan, Bantul, pekan lalu.

“Jangan sampai ada tindakan kelompok yang melampaui wewenang hukum. Intoleransi di Yogyakarta masih dipandang tinggi,” kata Eko, Selasa (7/2), di Gedung DPRD Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta.

Eko menjelaskan, program ‘Sinau Bareng Pancasila’  digelar di 78 kecamatan dan 10 pertemuan lainnya di lima kabupaten/kota Yogyakarta. Pogram ini dimulai di Kabupaten Sleman pada Senin (12/2).

Dalam ‘Sinau Bareng Pancasila’, peserta akan mendapatkan lima materi dasar tentang Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan strategi deteksi dan cegah dini potensi konflik di DI Yogyakarta.

Eko yang juga politisi dari PDI Perjuangan ini mengatakan program ini merupakan kelanjutan program yang sama pada tahun lalu. Evaluasi dari program tahun lalu adalah: Pertama, kurikulum. Tahun ini setiap peserta akan mendapat buku ‘Pancasila Dasar Negara’. Kedua, metode, yakni materi bukan hanya melalui diskusi, tapi ditambah hasil penelitian Pusat Studi Pancasila UGM. Partisipasi peserta juga naik dari 50 menjadi 100 orang.

Dari program ini akan ada kader Pancasila di Yogyakarta sebanyak 6.400 kader. “Tahun lalu ada sekitar 8.800 kader Pancasila. Sehingga target akhir tahun ini DI Yogyakarta memiliki 15.200 kader. Program ini dibiayai APBD senilai Rp1,4 miliar,” kata Eko.

Ketua komisi A DPRD DIY Eko Suwanto (tengah) saat konpers Sinau Bareng Pancasila. Photo: Gatra/Arif Koes/re1

Ketua komisi A DPRD DIY Eko Suwanto (tengah) saat konpers Sinau Bareng Pancasila. Photo: Gatra/Arif Koes/re1

Sementara itu, dikutip dari yogyakartanews, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Yogyakarta, Sugeng Irianto berharap agar program “Sinau Bareng Pancasila” ini benar-benar mampu mengatasi persoalan sosial di Yogyakarta.

“Dari hasil penelitian, DI Yogyakarta dan DKI Jakarta adalah provinsi dengan persoalan intoleransi yang tinggi. Sehingga, pembelajaran Pancasila bagi generasi muda adalah hal yang penting,” kata Sugeng.

Bukan hanya membidik masyarakat umum dan kaum muda, program ini  juga akan menyasar aparatur sipil negara (ASN) Yogyakarta yang digelar di balai pelatihan kepegawaian.

PH/IslamIndonesia

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *