Satu Islam Untuk Semua

Wednesday, 13 May 2015

Di Yaman, 5 Hari Gencatan Senjata Mulai Berjalan


IMG_1046.JPG

Serangan udara pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi meninggi atas kota-kota strategis di Yaman jelang berlakunya lima hari gencatan senjata per Selasa pagi, kata televisi Almanar.

Dari Sanaa, koresponden teve berbasis Lebanon itu mengabarkan jet tempur Saudi menghujani kawasan pegunungan di pinggiran Ibu Kota, menewaskan sedikitnya 19 orang.

Bombardir serupa sehari sebelumnya atas wilayah Taiz menewaskan 34 orang, katanya.

Menurut koresponden, pemeriksaan kalangan dokter atas kondisi jasad dan korban luka-luka akibat  bombardir Saudi dalam beberapa hari terakhir menunjukkan pasukan koalisi menggunakan bom yang terlarang di dunia internasional.

Sementara itu, laporan kantor berita The Associated Press menyebutkan bombardir Saudi berhenti sesaat sebelum utusan PBB asal Mauritania, Ismail Ould Cheikh Ahmed, mendarat di Sanaa.

“Kami akan mendiskusikan jalannya jeda kemanusiaan dan ihwal penghidupan kembali perundingan damai,” katanya. 

Pada Senin, pasukan revolusioner Ansarullah menerima tawaran gencatan senjata Saudi namun menyatakan bakal memberi “respon keras” atas setiap pelangaran perjanjian.

Yaman, yang termiskin di Teluk, jadi bulan-bulanan serangan udara belasan negara di bawah pimpinan Saudi sejak 26 Maret. Berbagai laporan lembaga resmi di Sanaa menyebutkan serangan sejauh ini menewaskan ribuan orang penduduk sipil dan melukai ribuan orang lainnya.

Andi/berbagai sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *