Satu Islam Untuk Semua

Wednesday, 07 October 2015

Di Tepi Barat, Anak-anak Palestina jadi Incaran Pasukan Israel


bocah-palestina

Pasukan Israel menahan 16 orang warga Palestina dari Tepi Barat, termasuk anak-anak di bawah umur, berdasarkan pernyataan sumber keamanan (5/10).

WAFA melansir, pasukan Israel melancarkan operasi di Hebron. Mereka mengarah ke Kota Dura di bagian selatan, yakni lokasi bentrokan meletus antara warga Palestina dengan tentara Israel.

Dalam operasi di Hebron, terdapat tiga bersaudara yang ditangkap. Mereka masing-masing bernama Qusay, Oday dan Abdallah Masalmeh. Israel lalu menahan dua warga lain dari daerah Hebron, termasuk warga yang buta dan tuli.

Mereka juga menahan Hassan Al-Rajbi, anak cacat berusia 14 tahun, setelah membuat kekacauan di rumah keluarganya di kota tua Hebron.

Pasukan Israel dilaporkan menahan tiga remaja Palestina yang diidentifikasi sebagai Nasim al-Titi (13), Anan Kawamleh (16) dan Yousif Al-Titi (20). 

Mereka juga menahan mantan tahanan Mohannad al-Awadi (26) setelah memasuki rumah keluarganya. 

Mantan tahanan itu dibawa ke sebuah kamp militer di dalam permukiman Israel di Karmi Tsur, yang dibangun secara ilegal di tanah milik Palestina.

Selain itu, mereka juga mendirikan pos pemeriksaan militer di pintu masuk utara kota Hebron, serta di pintu masuk kota Sair. Mereka melanjutkan dengan mencari dan memeriksa kartu identitas setiap mobil yang lewat dan terdaftar sebagai warga Palestina.

Dalam sebuah laporan, Human Rights Watch mengecam “penangkapan kejam” yang dilakukan pasukan Israel terhadap anak-anak Palestina, serta penggunaan ancaman untuk memaksa mereka mengaku. Mereka kerap tidak memberitahukan orang tua atas penangkapan anak-anak atau keberadaan mereka.

Laporan institusi tersebut mengungkapkan bahwa pasukan Israel melakukan kekerasan, seperti mencekik, melemparkan granat kejut ke arah mereka, memukuli mereka saat berada dalam tahanan, serta mengancam dan menginterogasi mereka.

Media Timur Tengah melaporkan pasukan Israel melakukan operasi di Jerusalem timur dan Tepi Barat dalam beberapa hari terakhir.

Operasi tersebut merupakan implementasi kebijakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang menyerukan “tindakan keras” terhadap warga Palestina.

Zainab/IslamIndonesia. Foto: sezakiza.tumblr.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *