Satu Islam Untuk Semua

Sunday, 14 June 2015

Di SEA Games, Atlet Dayung Indonesia Cetak Kemenangan Besar


Dayung

Atlet dayung Indonesia meraup lima medali emas tambahan di ajang SEA Games 2015 di Singapura, kata panitia, menjadikan cabang olah raga ini sebagai penyumbang terbesar perolehan medali tim Indonesia.

Total jenderal atlet dayung mengumpulkan 13 medali emas atau seperti tiga dari perolehan medali tim Indonesia.

Dengan perolehan 44 medali emas dua hari menjelang berakhirnya ajang olah raga terbesar di level Asean itu, Indonesia duduk di peringkat kelima setelah Malaysia (58), Vietnam (72), Singapura (81) dan, di puncak klasemen, Thailand (86).

“Saya bangga dengan pencapaian atlet-atlet dayung. Kami dari olahraga dayung secara keseluruhan telah memenuhi target 13 medali emas bagi kontingen Indonesia,” kata Ketua Umum Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia, Achmad Sutjipto, seperti dilansir Antaranews.com.

Atlet asal Maluku, Nyong Memo, kembali meraih medali emas pada nomor perahu scull individu putra 1.000 meter dengan catatan waktu tiga menit 27,5 detik dan mengungguli pendayung Filipina Nestor Cordova.

Medali emas kedua sumbangan duo Arief dan Irham pada nomor perlombaan perahu ringan ganda putra 1.000 meter. Mereka masuk garis finis selisih 0,99 detik dari pasangan Vietnam, Van Tuan Nguyen dan Van Duc Nguyen.

Di cabang perahu dayung berpasangan putra 1.000 meter, Budi Santoso dan Hadid Tanzil merebut emas dengan catatan waktu 3:15:58, mengungguli pasangan Vietnam Van Hieu Dan-Dinh Huy Nguyen yang membukukan waktu 3:18:06.

Kuartet atlet dayung putra — Denri Maulidzar Al Ghiffari, Muhad Yakin, Rendi Syuhada Anugrah, dan Mochammad Ali Darta — menambah perolehan emas keempat dalam nomor lomba perahu empat orang putra 1.000 meter. Sumbang emas terakhir datang nomer perahu delapan orang putra 1.000 meter. Tim dayung yang terdiri dari Mahendra Yanto, Muhammad Rais, Agus Budy Aji, Wiko, Adi Adriansyah, Arfin, Edwin Ginanjar Rudiana, Ferdiansyah, dan Jarudin meraih posisi pertama dengan catatan waktu dua menit 50,97 detik.

RR/Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *