Satu Islam Untuk Semua

Saturday, 05 September 2015

Di Saudi, Mesir, Ulama Kecam Film Monumental Iran


fatwa

Trilogi ‘Muhammad Rasulullah‘ garapan sutradara ternama Iran adalah “film Majusi”, kata Mufti Agung Arab Saudi, Sheikh Abdul Aziz Al-Sheikh, menengarai apa yang dia gambarkan sebagai tangan  ‘musuh-musuh Islam’ dalam produksi film kolosal itu.

“Apa yang mereka gambarkan dalam film itu adalah sebuah ejekan bagi Nabi Muhammad dan umat-umatnya,” kata Al-Sheikh seperti dilansir surat kabar berbahasa Arab terbitan London, Al Hayat, Rabu.

Menunjukan kehidupan Nabi Muhammad cukup dengan mengamalkan dan menyebarkan sunnah, katanya.

Di Mesir, kehadiran ‘fatwa’ senada dari sejumlah syeikh di Universitas Al Azhar, Mesir, mengundang protes dari seorang wartawan, Khaled Mahmoud. Menurutnya, fatwa ulama Al Azhar ‘hanya berdasar asumsi tanpa penelitian terlebih dahulu’.

“Sebelum membikin keributan, sebaiknya ulama-ulama Al Azhar menggelar sebuah pertemuan khusus membahas film ini, lalu mengumumkan sikapnya,” katanya.

Menurut sutradara film, Majid Majidi, film Muhammad Rasulullah hadir semata untuk menampilkan Islam yang damai, melalui prilaku agung Nabi dalam bentuk visual. Dia menyatakan sudah menghindari hal-hal yang kontroversial, seperti memperlihatkan wajah Nabi. 

Penggarapan film ini sudah melalui diskusi panjang dengan ulama dari berbagai mazhab, katanya belum lama ini.

MA/IslamIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *