Satu Islam Untuk Semua

Saturday, 09 May 2015

Di Pakistan, Kecelakaan Helikopter Militer Renggut Nyawa Istri Duta Besar Indonesia


IMG_1022.JPG

 
Duta Besar Indonesia untuk Pakistan terluka dalam sebuah kecelakaan helikopter di utara Islamabad yang menewaskan enam orang penumpang lainnya, termasuk istrinya, istri Duta Besar Malaysia dan Duta Besar Norwegia serta Filipina, kata kantor penerangan militer Pakistan. 
Di Jakarta, Kantor Kementrian Luar Negeri mengkonfirmasi musibah pada Jumat siang itu. Menurut Kementrian, Duta Burhan Muhammad kini dalam perawatan di sebuah rumah sakit militer di Gilgit, sekitar 480 kilometer dari Islambad.
Istrinya, Heri Listyawati, tewas bersama sejumlah penumpang lainnya, katanya.
Kantor Penerangan Militer Pakistan menyebutkan kecelakaan menewaskan dua pilot helikopter, Duta Besar Norwegia, Leif H. Larsen, Duta Besar Filipina, Domingo D. Lucenario Jr dan istri Duta Besar Malaysia. 
Korban luka-luka lainnya termasuk Duta Besar Polandia, Andrzej Ananiczolish dan Duta Besar Belanda, Marcel de Vink.
Helikopter militer jenis Mi-17 itu jatuh dan menimpa sebuah sekolah yang sedang tutup, kata Kantor Penerangan Militer dalam sebuah pernyataan.
Militer Pakistan menggambarkan kecelakaan itu berlatar kerusakan teknis saat pendaratan. “Penyebab pastinya bakal diteliti namun laporan awal menunjukkan pemicunya adalah kecelakaan teknis.” 
Pernyataan Kantor Perdana Menteri Pakistan menggambarkan Nawaz Sharif sedang dalam perjalanan menuju Gilgit saat insiden itu terjadi, namun memutuskan kembali ke Islambad lepas kabar kecelakaan itu terdengar. Nawaz dan para tamu diplomatik asing sedianya berkumpul di Gilgit untuk sebuah acara peresmian resort ski. 
Menurut seorang  polisi yang menyaksikan kecelakaan itu, helikopter mendadak  memelintir di udara jelang pendaratan. Sementara itu, seorang petugas medis, seperti dikutip The Express Tribune, menggambarkan ledakan baru terjadi setelah helikopter mendarat.
“Pilot memberi isyarat pada kami untuk datang dan menolongnya. Kami bergegas, memecahkan kaca dan mulai menarik orang keluar dari badan helikopter.”
“Setelah beberapa menit, terjadi ledakan yang juga melukai sejumlah paramedis.”
Kantor Perdana Menteri dan militer Pakistan menyatakan duka cita dan mengumumkan masa berkabung nasional. 
RR/The Express Tribune

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *