Satu Islam Untuk Semua

Sunday, 13 December 2015

Di Nigeria, Tentara Serang Peringatan Maulid; 22 Tewas


16c4448e-c7b1-4edc-8894-38c9648404ee

Tentara Nasional Nigeria menyerang kediaman Syeikh Ibrahim Zakzaky, ulama karismatik umat Islam di Zaria, Nigeria, Sabtu (12/12). Berdasarkan laporan media lokal, tentara melakukan penembakan ke arah warga Muslim setempat yang berupaya melindungi Ibrahim hingga mengakibatkan setidaknya 22 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.

“Tembakan deras disertai dengan teriakan dari komunitas Muslim terdengar kurang lebih dua jam,” kata salah satu warga setempat.

Bentrokan antara militer dan warga Muslim pun tak terhindari pasca serangan berdarah itu. Berdasarkan saksi mata, sejumlah tentara menumpahkan timah panas ke arah warga di sebuah tempat pusat kegiatan keagamaan umat Islam Nigeria. Siang itu, umat Islam setempat rencananya melaksanakan pengibaran bendera untuk menyambut masuknya bulan Maulud, kelahiran Nabi Muhammad Saw.

Alasan penembakan, menurut aparat pemerintah, karena kelompok Muslim menyerang konvoi Kepala Staf Angkatan Darat Nigeria, Tukur Yusuf Buratai, yang melintas di lokasi kegiatan umat Islam. “Untungnya, Kepala Staf Angkatan Darat lolos tanpa cidera,” katanya.

Ibrahim membantah dalih itu, menyebutnya kebohongan yang dibuat-buat.  “Mereka berbohong. Bagaimana mungkin orang-orang tanpa senjata ingin membunuh seorang Kepala Staf Angkatan Darat? Tidak ada yang menyerang mereka. Merekalah yang menyerang kami dengan truk penuh tentara, menutup kantor kami, dan mulai menembak orang-orang kami,” kata Ibrahim

Sebelumnya, umat Islam di Zaria telah melayangkan tuntutan pada pemerintah setempat untuk hadir melindungi warganya dari berbagai penyerangan yang terjadi beberapa minggu terakhir.

Pada 27 November, setidaknya 20 Muslim tewas akibat serangan bom oleh kelompok militan “Boko Haram” pada kegiatan keagamaan di Kano. Tak hanya Boko Haram, umat Islam Nigeria juga kerap diperlakukan secara diskriminatif oleh aparat militer pemerintah setempat.

Edy/ Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *