Satu Islam Untuk Semua

Saturday, 09 May 2015

Di Malaysia, Kemenangan Oposisi dalam Pemilu Sela Hadirkan Tamparan Baru


Wan Azizah Wan Ismail

20130506_Anwar_Ibrahim_Kecewa_3592 

Istri pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim, Wan Azizah Wan Ismail, mengantongi suara terbanyak dalam sebuah Pemilu Sela pada Kamis, menurut komisi pemilu, menghadirkan tamparan keras pada pemerintah dan partai berkuasa yang menduga karir politik Keluarga Anwar bakal tamat seiring perkara kontroversial ‘sodomi’ yang kembali menyeret Anwar ke balik jeruji.

Dalam pemilu sela di Pematang Pauh, pusat kota Pulau Penang,  Wan Azizah (63) meraup 30.316 suara, mengasapi partai berkuasa Barisan Nasional yang berada di peringkat kedua dengan 21.475 suara. Kemenangan itu menjadikannya berhak mengisi kursi Anwar, terpilih sebagai anggota parlemen dari Pematang Pauh sejak 2008, yang diperebutkan kembali setelah dia masuk bui dengan vonis lima tahun penjara pada Februari 2015.

“Terima kasih kepada rakyat Permatang Pauh serta seluruh pendukung dan pemimpin Pakatan Rakyat (koalisi oposisi Malaysia) dari Partai Keadilan Rakyat (PKR) Partai Islam Se-Malaysia (PAS) juga Democratic Action Party (DAP),” kata Wan Azizah.

Di Malaysia, Pemilu Sela menjadi wahana bagi rakyat untuk menentukan sosok pengganti atas anggota parlemen yang meninggal, terjerat kasus kriminal, atau berhalangan tetap.

Wan Azizah berpendapat kemenangannya berlatar simpati publik atas apa yang dia gambarkan sebagai “perlakuan tidak adil pemerintah” pada suaminya.

Dalam dua kali persidangan kontroversial sejak 2008, Anwar menyatakan bersih dari segala vonis pengadilan, menggambarkan tudingan sodomi yang berulang atas dirinya tak lebih dari “rekayasa politik” pemerintah berkuasa.

“Ini manifestasi kekecewaan rakyat atas pemerintahan Perdana Menteri Najib Razak,” kata Wan Azizah.

Meski berhak menggantikan Anwar di parlemen, Wan Azizah tidak serta merta menggantikan posisi Anwar sebagai pemimpin partai oposisi. Di parlemen, dia bakal sering dengan putrinya, Nurul Izzah Ibrahim (lihat wawancara dengan Islam Indonesia “Saya Sedih dengan Masa Depan Malaysia”), yang menjadi salah satu anggota parlemen termuda dari kubu oposisi.

 

Ami/Berbagai sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *