Satu Islam Untuk Semua

Monday, 15 May 2017

Di Beijing, Jokowi Kaget Dengar Jumlah Muslim Tiongkok


image-9-300x194

islamindonesia.id – Di Beijing, Jokowi Kaget Dengar Jumlah Muslim Tiongkok

 

Di Beijing, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapatkan penjelasan mengenai awal kedatangan muslim Tiongkok yang datang ke Indonesia pada abad ke-15 yang lalu. Penjelasan ini disampaikan oleh Ketua Asosiasi Islam Tiongkok dan Imam Masjid Niujie, Beijing, Republik Rakyat Tiongkok.

Menurut laporan Setkab.go.id, Jokowi mengaku sangat senang karena umat muslim yang ada di RRT ini sangat didukung dan diberikan ruang oleh pemerintah setempat. Bahkan menurut informasi yang diterimanya dari Imam Masjid, umat muslim yang ada di Tiongkok ini ada 23 juta. Sebuah jumlah yang membuat Presiden merasa kaget. Selain itu, di Tiongkok ada 23.000 masjid, yang menurutnya jumlah yang tidak sedikit.

“Ternyata hubungan dengan Tiongkok dimulai pada abad 15 lalu, ketika muslim Tiongkok berdagang, mendarat di Lasem, di Palembang. Sehingga hubungan antara Tiongkok dan kita itu sudah cukup lama,” ucap Presiden sebagaimana dikutip dari rilis Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Minggu (14/05).

Kepala Biro Pers Bey Machmudin menerangkan bahwa dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Tiongkok, Presiden Jokowi bersilaturahim dengan pengurus Masjid Niujie. Presiden bertemu dengan Imam Masjid Niujie Ali Yang Gunjun dan Ketua Asosiasi Islam Tiongkok Yang Faming.

Presiden menyampaikan apresiasi kepada keduanya atas pelayanan yang telah diberikan kepada umat muslim Indonesia di Beijing.

“Saya mengucapkan terima kasih karena umat muslim Indonesia dilayani sangat baik,” ucap Presiden.

Presiden juga mengagumi kemegahan dan keindahan Masjid Niujie. Menurutnya, Masjid Niujie menjadi simbol kehadiran Islam sebagai agama yang ramah, toleran, dan damai.

Menurut Bey Machmudin, hal sama juga disampaikan Imam Masjid Niujie Ali Yang Gunjun. Dia mengatakan bahwa hubungan muslim Indonesia dan muslim Tiongkok yang sudah lama menjadikan hubungan kedua negara semakin erat. “Memperat hubungan ekonomi dan dagang kedua negara,” kata Ali.

Masjid Niujie dibangun pada tahun 966 M pada masa Dinasti Liao (916-1125). Masjid ini merupakan pusat komunitas Muslim di Beijing yang jumlahnya mencapai 250.000 jiwa.

“Di Tiongkok ada 56 ribu imam dan jumlah asosiasi Islam dari tingkat kabupaten ke atas, ada 7.000,” ujar Ali.[]

 

YS/ islamindonesia foto: setkab.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *