Satu Islam Untuk Semua

Wednesday, 24 June 2015

Di Amman, Mengintip Geliat Ramadhan Bersama Anhar Al-Turk


11168184_10153431266241972_7437894595954848956_n

Mereka yang telah berkeluarga bakal merasakan nuansa saat menjalani ibadah puasa Ramadhan. Terutama bagi perempuan yang notabene hidup di dalam ruang lingkup kultur Arab. Para isteri atau ibu memiliki tanggung jawab untuk menyiapkan hidangan sahur dan berbuka puasa bagi keluarga. Begitu pun yang dialami oleh Anhar al-Turk (27).

anhar-al-turk

Anhar al-Turk


Perempuan cantik asal Amman, Yordania, ini harus membagi antara waktu ibadah, studi, dan memasak dengan cermat. Ia harus menyiapkan diri lahir dan bathin dalam menjalani puasa agar bisa menjalankan seluruh pekerjaan dengan sebaik-baiknya.

“Hal terberat bagi saya adalah karena sebelumnya ada ibu yang menyiapkan makanan untuk berbuka puasa. Tapi, sekarang saya harus menyiapkan itu sendiri di sela-sela penelitian untuk menyelesaikan tugas akhir,” ungkap perempuan yang sedang menempuh pendidikan S2 pada jurusan Biologi di Universitas Hashemite.

Namun, rutinitas baru ini tidak menjadi beban bagi Anhar karena ia meyakini “pahala besar” untuk menyiapkan hidangan orang yang berpuasa, terutama dalam keluarga sendiri.

“Saya merasa memasak sudah menjadi bagian hidup saya, di samping belajar dan berkutat di laboratorium. Bersyukur, para perempuan di Yordania sudah diajarkan memasak sejak remaja, sehingga mereka tidak kesulitan memasak kala berumah tangga,” ujar perempuan pecinta ilmu saintifik ini.

Sama halnya dengan Indonesia, Muslim di Yordania memiliki kultur untuk melakukan ifthar (buka puasa) dengan sanak-keluarga. Meskipun mereka memilih berbuka puasa  dengan keluarga dekat, tapi Muslim di Yordan bersedia duduk satu meja dengan orang yang tak dikenal demi menjalin silaturahim. 

Di Yordania, puasa dimulai 3:48 (waktu Fajar) hingga 19: 46 (waktu Maghrib).

10984118_10153431264861972_6857182628947729273_n

Ifthar di Yordania

11329908_10153431261861972_3452548212700488896_n

Ifthar bersama anak-anak yatim

 

“Setiap Ramadhan, saya dan suami memiliki waktu khusus bersama keluarga untuk berbuka puasa . Setelah itu, kami akan pergi ke Mesjid untuk shalat Tarawih. Setelah itu, kami akan berkumpul kembali bersama keluarga kembali untuk melaksanakan sahur dan shalat Subuh berjama’ah, serta membaca al-Qur’an. Di sela-sela waktu itu, kami juga memiliki acara iftar dengan teman-teman,” tutur Anhar.

11038481_10153431267521972_5724006511060900614_n

Shalat taraweh di Yordania


Kala Ramadhan tiba, Muslim di Yordania menyambut dengan mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa di berbagai sudut kota, pertokoan dan jalan. Selain itu, terdapat gemerlap lampu warna-warni tanda kebahagiaan dalam menyambut bulan suci ini.
11036720_10153431253916972_5573848124266694659_n

Hiasan di bulan Ramadhan

10411131_10153431253976972_5162642477504453955_n

Hiasan di bulan Ramadhan

 

Dalam sebuah perbincangan dengan reporter Islam Indonesia pekan lalu, Anhar bercerita kalau Muslim Yordan memiliki ritual setiap bulan suci ini untuk menyantuni fakir miskin dan anak-yatim, terutama mengajak mereka untuk berbuka bersama.

“Kami terbiasa untuk menolong orang-orang miskin dan anak-anak Yatim saat Ramadhan. Terkadang saat buka puasa tiba, kita akan menghadapi jalanan yang macet saat orang membagikan makanan untuk orang-orang miskin, bahkan sekadar minuman yang diperuntukkan bagi pejalan kaki.  Hal itu sangat membahagiakan kami,” katanya.

1508546_10153431267206972_3905415428815017410_n

Aksi membagi makanan/ mimunan berbuka di jalan

10473615_10153431267086972_559436862148032058_n

Aksi membagi makanan/ mimunan berbuka di jalan menimbulkan kemacetan

Terdapat makanan khas Yordania yang dihidangkan saat berbuka puasa puasa dan sahur.

“Kami memiliki makanan favorit saat berbuka yang disebut qatayef. Kulitnya dibuat dari adonan tepung terigu yang beraroma kayu manis. Di dalamnya terdapat kacang kenari dan madu,” katanya di akhir pembicaraan.

11425237_10153431254791972_8525507172243979467_n

Gatayeff

11220816_10153431257226972_7550662019305330101_n

Sambosa

11040375_10153431254976972_2473117515488512676_n

Gatayeff

10632890_10153431259686972_8245558705013052713_n

Minuman Ramadhan-Qamar al deen

11535806_10153431258106972_4977568542815497930_n

Minuman Ramadhan-Tamr Hindi

Foto: Anhar al-Turk

Zainab/ Islam Indonesia

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *