Satu Islam Untuk Semua

Saturday, 11 July 2015

Di Amerika, Muslim Galang Dana Benahi Gereja Terbakar


The Mount Zion AME Church in Greeleyville, S.C., is seen on Wednesday, July 1, 2015, after it was heavily damaged by fire. The church was the target of arson by the Ku Klux Klan two decades ago but a law enforcement source told The Associated Press that the most recent fire was not arson. (AP Photo/Bruce Smith)

Muslim di Amerika Serikat menggalang dana untuk pembangunan delapan gereja warga Afrika-Amerika yang terbakar di Florida dan Tennessee, seperti dilansir The Huffington Post, Selasa.

Aksi yang dinamakan “Respond With Love” ini dilakukan oleh tiga organisasi Muslim Amerika—Muslim Anti Racism Collaborative, Arab-American Association of New York, dan Ummah Wide. Kini mereka berhasil mengumpulkan US$25.000 dan 55 orang sukarelawan perbaikan gereja.

Dalam situs resmi Lauch Good (launchgood.com), perancang kampanye ini mengatakan setiap rumah ibadah harus dilindungi sebab  di situlah “tempat manusia berlindung dan merasa aman ketika dunia terlalu berat untuk dipikul”.

“Kita ingin untuk orang lain seperti yang kita inginkan untuk diri sendiri; beribadah tanpa intimidasi, hak keamanan, dan hak kepemilikan,” kata organisasi.

Imam Zaid Shakir, pengajar di California Zaytuna College, berpendapat penggalangan dana ini penting bagi komunitas Muslim Amerika sebagai bentuk solidaritas dan penegasan sikap Muslim  melawan fanatisme kaum radikal.

Kebakaran gereja Afrika-Amerika marak terjadi beberapa pekan terakhir setelah seorang kulit putih dipenjara akibat membantai sembilan jemaat sebuah gereja bersejarah di Charleston. Tim investigasi membenarkan beberapa kejadian telah direncanakan, namun belum memastikan motif rasial di balik kebakaran.

Gereja Afrika-Amerika sendiri adalah gereja yang secara kepengurusan ataupun sejarah terikat erat dengan warga kulit hitam di Amerika.

Muhammad/Islamindonesia. Foto: huffingtonpost.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *