Satu Islam Untuk Semua

Saturday, 22 April 2017

Depok Bangun Alun-alun Bertema Religi Senilai 168 Miliar


Depok Bangun Alun-alun Bertema Religi Senilai 168 Miliar

islamindonesia.id – Depok Bangun Alun-alun Bertema Religi Senilai 168 Miliar

 

Pemkot Depok akan segera membangun alun-alun bertema religius. Konsep pembangunan alun-alun dengan fasilitas tempat ibadah itu dilakukan untuk mempererat toleransi antara umat beragama. Tak tangung-tanggung anggaran yang dipersiapkan untuk alun-alun religius ini mencapai Rp 168 Miliar.

Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna menyatakan, konsepnya untuk wisata religi karena warga yang tinggal di Depok sangat majemuk. Pihaknya berencana akan membebaskan lahan seluas 4 hektar dan membangunnya dengan menyediakan sarana ibadah bagi warga.

“Lokasinya ada di sebuah perumahan elit yang sudah menyerahkan fasos-fasum ke kami. Sekarang masih kami bahas agar pembangunannya mulai dikerjakan pada awal 2018,” katanya Kamis (20/4/2017) kemarin.

Pradi menjelaskan, di lahan alun-alun itu pihaknya akan menyediakan sarana peribadahan bagi warga yang memeluk beragam agama. Di antaranya masjid, gereja, pura, wihara, dan kelenteng. Selain sarana ibadah, juga akan dibangun fasilitas lain berupa aula sebagai tempat pertemuan dan kegiatan, taman bermain anak, gedung kesenian, dan sarana untuk penyandang disabilitas.

“Di sana nanti warga dapat beribadah dan bertatap muka dengan kami. Semua dapat disampaikan secara langsung, dan ini juga dapat dijadikan tempat rapat baik untuk dinas maupun pihak DPRD. Konsep ini kami yakin akan dapat mempererat komuninasi sesama warga dan meningkatkan toleransi beragama,” paparnya.

Menurutnya, alun-alun ini juga merupakan pembuktian janji politiknya bersama Wali Kota saat mengikuti Pilkada Depok pada 2015, lalu. Untuk pembangunannya masih dalam tahap pembahasan dengan DPRD Depok. Rencananya anggaran untuk pembangun alun-alun itu menghabiskan dana APBD Rp 168 Miliar untuk pembelian lahan.

“Mei 2017 pembebasan lahan akan dikerjakan, sedangkan untuk pembangunannya akan diagendakan pada tahun anggaran 2018. Kami ingin mempercantik wajah kota ini dan mendekatkan diri ke masyarakat. Selama ini kepala daerah yang memerintah sangat jauh dari warganya, dan sekarang kami mencoba merubah ini semua,” jelasnya. 

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *