Satu Islam Untuk Semua

Wednesday, 15 August 2018

Dari Perbatasan Yaman ke Mekah, Osman Jalan Kaki 450 KM untuk Berhaji


Saudi-Pilgrim

islamindonesia.id – Dari Perbatasan Yaman ke Mekah, Osman Jalan Kaki 450 KM untuk Berhaji

 

 

 

Seorang Muslim Saudi, Osman Alshahin, berjalan kaki sepanjang 450 kilometer lebih untuk menunaikan ibadah haji di kota suci Mekah. Ia menempuh perjalanan selema sepuluh hari dari Bisha, Asir, selatan Saudi.

“Perjalanan saya ini sekaligus mengajak masyarakat untuk berjalan kaki karena ini bagus untuk kesehatan,” kata Osman seperti dilansir surat kabar Sabq dan dikutip aboutislam.net, 14 Agustus.

Ia berjalan dari kampung halamannya di provinsi perbatasan Yaman ke Mekah dengan menyicil jarak tempuh 45 kilometer per hari. Sesampainya di tujuan, Osman disambut dengan jamuan khusus oleh para pesepeda dan pejalan kaki.

Sepanjang perjalanan, Osman bertemu dengan banyak orang yang mempertanyakan sikapnya memilih jalan kaki menuju Mekah. Ia pun menggunakan kesempatan itu untuk menyebarkan pesan ihwal kesehatan dan kebugaran.

Namun Osman bukanlah orang pertama kali menempuh perjalanan jauh ke Mekah dengan berjalan kaki. Enam tahun lalu, Senad Hadzic, seorang Muslim Bosnia juga menempuh cara yang sama. Senad menempuh 5.900 kilometer dari Bosnia menuju Mekah.

Pada 2017, Mochammad Khamim, seorang Muslim Indonesia bahkan berjalan kaki lebih daripada sembilan ribu kilometer selama setahun dari Pekalongan, Jawa Tengah.

Menariknya, Khamim ternyata bisa tiba lebih cepat dari perhitungan matematis. Dalam hitung-hitungan jarak berjalan per hari, Khamim menargetkan akan tiba di Kota Mekah tanggal 30 Agustus 2017, atau sebelum Wukuf. Faktanya, dia lebih cepat sampai di Kota Mekkah dari yang diperhitungkannya. Dalam postingan di Facebook, Kamis 27 Juli 2017, Khamim sudah berfoto dengan background Kakbah di Masjidil Haram dengan mengenakan pakaian ihram.

Dalam postingan itu tertulis: Muhammad Khamim (28), pemuda asal Wonopringgo, Kab. Pekalongan yang berjalan kaki dari Pekalongan menuju Mekkah selama berbulan-bulan ini, alhamdulillah dia sudah sampai di Mekkah untuk menjalankan ibadah haji.

 

 

YS/EH/Islamindonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *