Satu Islam Untuk Semua

Wednesday, 15 November 2017

Cak Nun: Suriah Sudah Bersih dari ISIS Tapi Sepi Pemberitaan, Mengapa?


sddefault-e1466704448982

IslamIndonesia.id – Cak Nun: Suriah Sudah Bersih dari ISIS Tapi Sepi Pemberitaan, Mengapa?

 

Budayawan kondang Emha Ainun Nadjib mengatakan, kelompok teroris ISIS di Timur Tengah sudah tamat. Namun, kata pria yang akrab disapa Cak Nun ini, keoknya kelompok yang sempat menduduki sejumlah kota penting di Suriah dan Irak ini sepi dari pemberitaan media massa.

Benteng terakhir ISIS di Kota Albukamal, Suriah, misalnya, telah diambi alih oleh pasukan Pemerintah setempat, 3 November. Dengan dukungan koalisinya, Damaskus berhasil merebut Kota yang telah diduduki ISIS sejak 2014 itu.

“ISIS sudah habis. Cuman, karena yang menghabisi (ISIS) bukan Amerika Serikat, Inggris, Arab Saudi, tidak diberitakan,” kata Cak Nun dalam forum ‘Ngopi Bareng’ di Perth, Australia, 24 September, seperti ditayangkan via akun Youtube PengAjian. Pria yang juga kerap berkunjung ke Timur Tengah ini bilang, meski media informasi kian menjamur, masyarakat justru kesulitan mendapat pemberitaan yang benar.

Duta Besar Indonesia di Damaskus Djoko Harjanto mengakui terjadi kesimpangsiuran informasi terkait Suriah. Dalam wawancaranya dengan Republika tahun lalu, Djoko bilang, media yang didominasi Barat dikuasai oleh konglomrat seperti George Soros. “Berarti agendanya harus sesuai kepentingan mereka,” katanya.

Djoko juga mencontohkan media berbasis di Doha, Qatar, yang populer dengan nama Al Jazeera. Tahun lalu, ia bilang Qatar memusuhi Suriah, sedemikian sehingga media yang didirikan mantan emir Qatar itu tidak bersikap netral terhadap Presiden Bashar Assad.

Dalam konferensi pers di Perserikatan Bangsa-Bangsa akhir tahun lalu, jurnalis independen Eva Bartlett mengatakan, sumber media mainstream Barat terkait perang di Suriah tidak kredibel. “Apa yang Anda dengar di korporasi media, seperti BBC, Guardian, The New York Times – tentang Aleppo bertentangan dengan kenyataan,” kata perempuan yang kerap datang dan meliput langsung di Suriah ini.

Eva memberi contoh berita tentang Pemerintahan Assad yang tidak mendapat dukungan masyarakatnya. Berita ini tidak benar, katanya.  Eva juga tidak pernah menyaksikan organisasi kemanusiaan beroperasi di Aleppo Timur seperti diberitakan media Barat dengan segala foto heroiknya itu.

Laporan lembaga riset berbasis di New York The Soufan Centre per 31 Oktober menyebut, setidaknya 400 lebih anggota ISIS telah pulang ke kampung halamanya di Inggris. Selain Inggris, tercatat 900 anggota lainnya pulang ke Turki, 800 ke Tunis dan 760 ke Saudi.[]

 

YS/ IslamIndonesia

18 responses to “Cak Nun: Suriah Sudah Bersih dari ISIS Tapi Sepi Pemberitaan, Mengapa?”

  1. Ahmad says:

    cak nun cak nun kmn aja cak nun tu dibritain dikompas, republika, viva. malah malu2 in aja ni caknun.
    Kmren ISIS mnyerang balik dan mnguasai kota di suriah cak nun jg gak tahu??? mnding diam aja caknun dripd ditertawakan

  2. Ibnu says:

    Wah, ternyata Mas Ahmad masih blm faham apa yg dimaksud Cak Nun.

    • Jibril says:

      Mad, Ahmad, otakmu gak nyampek, km taunya cm di TV aja, padahal pemberitaan di TV ntu banyak rekayasa dari Amerika dan sekutunya,
      Gimana Indonesia bisa maju kalo rakyatnya seperti dirimu MAD

  3. Ardy says:

    Ya… Yang tahu.. Kemana pemikiran cak Nun… Ya.. Cak Nun sendirilah….
    Wong kita juga cuma mereka reka saja…

  4. kurang dalam ilmunya cak ahmad ini jadi kurang faham apa yg di katakan cak Nun hehehe…

  5. Takim says:

    Ahmad gagal fokus

  6. Sunaryo says:

    isis memang harus dibasmi

  7. Alfi says:

    Btul 3x…. Kg ibnu

  8. Ridlo Zulkifli says:

    Banyak ISIS pulang kampung di Indonesia,,,jadi masalah niii,🔭

  9. Ahmad says:

    Jibril otak elo didengkul ya??? baca judul beritanya, baru komen, diberita cak nun ngomong kok gak diberitain, elo ngomong berita ditv, ternyata secara tidak lgsg elo mengatakan emg udah diberitakan di tv,. Justru elo sama cak nun itu yang buat gak maju, kudet berita, ngomong nyeplos malah malu2in

    • Lucky Hu says:

      Ahmad, kalau kata orang sunda itu “Ahli Madang”… Kalau diliat dr unsur kt berarti Ah Mad, “Ah Gila”… he he he maaf ya Ahmad. Betul sekali anda itu jenis org sumbu pendek, hrs lebih bnyak cari tau ya mad

  10. Andi says:

    Mas ahmad, anda ini gak paham ya yg dimaksud cak nun, memang anda ini gak bisa mengerti apa yg dimaksud karena anda ini termasuk kaum sumbu pendek mas.

  11. Eko Riono says:

    yang gak ngeh apa yg diomongin cak nun.. ya maklum otak udang klo jalan aja mundur, kelompok yg berpendapat bumi datar…. jalan mundur mengira dirinya maju…. hhhhh

  12. Ahmad says:

    Mas Andi, cak nun ngomong ISIS klah kok gak diberitain atau sepi pemberitaan, trus saya komen diberitain tu di kompas, republika, viva, liputan6, apa cak nun kudet??? lalu cak nun nyeplos dihubung2kan sma amrik, saudi,

  13. Aby says:

    Ngapuntene lho, siapa yg salah ini.
    Narasumbernya atau yg buat berita.

    Saya kurang setuju jika ini keluar dari pernyataan cak nun (nyeleneh nemen yakin)

  14. Ahmad says:

    Di berita ini dikatakan cak nun ngomong kok isis kalah sepi pemberitaan, terus saya komen, Tu isis kalah diberitain di kompas, republika, viva, kelihatan cak nun kudet?! terus nyeplos dihubung2kan sama saudi, amrik, gak malu apa. Trus ada yang ngamuk ngatai sumbu pendek, kelihatan yang sumbu pendek gak baca berita sama komen saya.

  15. Tri says:

    Adu argument nih ye….masing2 cari pembenaran diri…

  16. armstrong jr says:

    sungguh mulia orang yg menyandang nama ahmad atau muhamad. tapi itu juga sebuah beban jikalau orang yg menyandang nama mulia itu tidak paham akan kebenaran dan buta akan cahaya kebaikan dan realita yg ada

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *