Satu Islam Untuk Semua

Saturday, 21 April 2018

Buya Syafii Sebut Partai Islam di Indonesia Belum Lahirkan Negarawan


Buya Syafii Sebut Partai Islam di Indonesia Belum Lahirkan Negarawan

islamindonesia.id – Buya Syafii Sebut Partai Islam di Indonesia Belum Lahirkan Negarawan

 

Cendekiawan Muslim sekaligus mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif atau akrab disapa Buya Syafii menyoroti semakin mengecilnya peran partai Islam dalam percaturan politik Indonesia saat ini.

“Kenapa partai sekuler lebih besar, karena partai Islam belum bisa melahirkan negarawan,” kata Buya Syafii dalam talkshow dan bedah buku Krisis Arab dan Masa Depan Dunia Islam di Jakarta Convention Center, Kamis (19/4/2018) kemarin.

Sampai sekarang, kata Buya, partai politik Islam di Indonesia belum banyak melahirkan politisi yang berintegritas dan bisa menjadi seorang negarawan. Yakni politisi yang berpihak pada keadilan, rakyat jelata, dan kebenaran.

“Tapi itu kan masih jauh. Meski dibanding dengan Arab, masih lebih baik,” kata dia.

Buya mengatakan sampai sekarang memang tidak ada partai politik yang ideal. Dia mendorong parpol berkaca pada kelakuan masa lampau yang masih tidak sesuai dengan prinsip demokrasi untuk bisa membangun demokrasi yang sehat. “Partai Islam sama saja,” ujarnya.

Buya pun mengomentari maraknya ujaran kebencian di tahun politik menjelang pesta demokrasi tahun depan. “Ujaran kebencian sudah sejak dahulu tahun 2014,” kata dia. “Seharusnya sebagai bangsa beradab jangan seperti itu,” tuturnya.

Menjelang Pemilu 2019, Buya mengimbau partai politik berkompetisi secara wajar dan adil, serta menghormati apapun hasil akhirnya dengan lapang dada. Dengan begitu, dia merasa umat Islam di Indonesia tak akan terpecah seperti 2014. “Kecuali tidak mau belajar. Kalau berulang lagi, berarti kita lebih bodoh dari unta,” pungkas Buya.

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *