Satu Islam Untuk Semua

Thursday, 05 November 2015

Berangus Oposisi, Erdogan Tangkap Wartawan, Perwira Polisi, Birokrat


4000

Polisi Turki menangkap sedikitnya 57 tokoh oposisi, termasuk sejumlah wartawan dan pimpinan redaksi majalah, di tengah konsolidasi politik Presiden Recep Tayyip Erdogan pasca kemenangan partainya dalam pemilu sela akhir pekan lalu, kata media, Selasa. 

Pimpinan majalah sayap kanan Nokta, Cevheri Guven, bersama beberapa staf redaksi termasuk yang ditangkap dengan tuduhan makar, kata media oposisi. 

Penangkapan itu terjadi dua hari setelah kemenangan Partai Keadilan dan Pengembangan (AKP) di parlemen. 

Majalah sebelumnya menurunkan headline bertajuk “Di mulainya perang sipil di Turki”, yang memuat cerita kemarahan dan perlawanan sebagian besar warga Kurdi yang hubungannya sedang memanas dengan partai Erdogan. 

Selain itu, para pejabat polisi dan birokrat yang loyal pada Fethullah Gulen—seorang ulama yang pindah ke Amerika atas gesekannya dengan pemerintah—ikut ditahan, atas tuduhan percobaan menggulingkan presiden. 

Menurut The Guardian, kejaksaan kota Izmir mendapat perintah untuk menangkap 57 orang yang disebut dengan “Kelompok teror Gulen”. 

Bersama mereka para politisi, agen militer, dan jurnalis stasiun TV juga jadi target penangkapan Ankara. 

Kemenangan partai Keadilan dan Pengembangan (AKP) di parlemen disebut-sebut bakal melapangkan jalan Erdogan dalam menciptakan sistem pemerintahan dimana kekuasaan eksekutif berpindah ke tangan presiden dari sebelumnya di tangan perdana menteri. 

Muhammad/Islamindonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *