Satu Islam Untuk Semua

Sunday, 29 May 2016

Benarkah Malaysia Siap Terapkan Syariah?


Malaysia's Prime Minister Najib Razak attends an event in Kuala Lumpur, Malaysia, in this March 14, 2016 file photo. REUTERS/Olivia Harris/Files

Islamindonesia.id–Benarkah Malaysia Siap Terapkan Syariah?

Pemerintahan Perdana Menteri Najib Razak pekan ini berdiri di belakang upaya parlemen untuk mengesahkan hukum pidana Islam yang mencakup potong tangan dan rajam. Aksi ini mengejutkan banyak sekutunya dan menebar ketakutan akan kian besarnya potensi konflik di negara multi etnik tersebut.

Kalangan penentangnya percaya bahwa Najib yang terlilit sejumlah skandal itu sedang menggunakan hukum Syariah (hudud) untuk menggalang suara Muslim Melayu dan menahan serangan pada kepemimpinannya menjelang pemilu sela bulan depan dan pemilihan umum 2018.

Kamis (26/5) lalu pemerintah secara tidak terduga menyerahkan RUU Hudud kepada parlemen setelah sekian lama diajukan oleh Parti Islam se-Malaysia (PAS).

Sekalipun pembahasan UU itu diundur sampai Oktober oleh ketua PAS Abdul Hadi Awang, pengajuannya kepada parlemen telah memunculkan kritik dari pimpinan politik dari berbagai kalangan, termasuk kolega-koleganya di koalisi Barisan Nasional yang merepresentasikan komunitas etnik Tiongkok dan India.

Najib lalu mencoba meredakan ketegangan dengan sekutu-sekutu politiknya Jum’at lalu dengan menyatakan bahwa RUU itu telah “disalahpahami”.

“(RUU) itu bukan hudud, tapi upaya meningkatkan hukuman,” katanya dalam pers konferensi setelah rapat pimpinan dengan partai United Malays National Organisation (UMNO).

 

AJ/IslamIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *