Satu Islam Untuk Semua

Wednesday, 19 April 2017

Badan Koordinasi Mubalig Indonesia Siapkan Sejuta Dai Bela Negara


Badan Koordinasi Mubalig Indonesia Siapkan Sejuta Dai Bela Negara

islamindonesia.id – Badan Koordinasi Mubalig Indonesia Siapkan Sejuta Dai Bela Negara

 

Ketua Umum Badan Koordinasi Mubalig Indonesia (Bakomubin)  Deddy Ismatullah dalam konferensi pers yang digelar usai pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Negara menyampaikan bahwa mereka sedang mempersiapkan total satu juta orang dai untuk mengikuti program bela negara.

“Kami akan mencetak satu juta dai bela negara.Kenapa kita harus mengedepankan program mubalig bela negara yang jumlahnya satu juta? Yang pertama, kebutuhan umat 250 juta di wilayah Indonesia ini banyak yang belum disentuh dengan dakwah yang baik,” kata Deddy di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (17/4/2017) kemarin.

“Oleh karena itulah maka kami akan mempersiapkan satu juta dai, satu juta mubalig bela negara. Kemudian yang kedua, kami pun ingin menata kualitas mubalig di Indonesia ini. Bukan belum baik, namun nadanya belum seimbang,” lanjut dia.

Dedi mengatakan pihaknya ingin mengabdi kepada bangsa dan negara melalui jalan dakwah. Metode dalam berdakwah, kata dia, harus berubah menyesuaikan perkembangan zaman.

“Metodologi dakwah ke depan agak berbeda dengan pada hari ini, sebab perkembangan sosial budaya apalagi globalisasi akan menuntut seorang mubalig itu harus bisa berpikir cepat, melihat perkembangan budaya, melihat sistem sosial di negara kita,” ujarnya.

Menurut Deddy hal yang sangat penting dari dakwah yang disampaikan para mubalig adalah untuk merekatkan persatuan umat. Ia menegaskan hal tersebut dengan menyontohkan satu dari tiga doa Nabi Muhammad SAW yang ditolak.

“Ya Allah bebaskan umatku dari bencana Nabi Nuh Alaihissalam, Allah menyetujuinya. Bebaskan umatku dari kelaparan, kata Allah, Aku bebaskan umat Muhammad ini, tapi ketika Nabi meminta persatukan umatku, maka Allah tidak menerimanya,” kata Deddy.

“Berarti persatuan itu adalah perjuangan. Perjuangan seluruh sistem kehidupan kita,” lanjutnya.

Ada pun ulama yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Ketua Majelis Syuro Nasional KH Mahrus Amin, Wakil Ketua Majelis Syuro Nasional KH Anwar Sanusi, Sekretaris Majelis Syuro Nasional KH Tatang M Natsir Fathudin, anggota Majelis Syuro Nasional KH Chaerani Idris, KH Buchori Muslim, Dewan Penasehat KH Ridwan Ibrahim Lubis, Ketua Umum Dedy Ismatullah, Wakil Ketua Umum KH Anwar Ratna Prawira, Wakil Ketua Umum Iswadi Idris, dan Wakil Ketua Umum TGH Fauzan Zakaria Amin.

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *